kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Skenario terburuk, letusan Gunung Taal di Filipina bisa berlangsung berbulan-bulan


Senin, 13 Januari 2020 / 22:17 WIB
ILUSTRASI. Debu vulkanik setelah letusan Gunung Taal terlihat di Kota Tagaytay, Cavite, Filipina, 13 Januari 2020, dalam gambar yang Reuters peroleh dari media sosial.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MANILA. Dalam skenario terburuk, letusan Gunung Taal di Filipina bisa berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, setelah kemarin (12/1) memuntahkan abu yang menutupi sebagian Pulau Luzon.

Antonia Bornas, Kepala Divisi Pemantauan Gunung Berapi Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs), mengatakan, gunung berapi di Provinsi Batangas itu bisa meletus beberapa kali dalam rentang bulan atau tahun.

Menurut Bornas, itu merupakan perilaku khas Gunung Taal dan Phivolcs sedang mempersiapkan skenario terburuk yang letusannya bisa berlangsung hingga tujuh bulan seperti yang terjadi pada 1754 silam.

Baca Juga: Gunung berapi di Filipina meletus, tsunami mengancam

"Mungkin berlangsung selama beberapa bulan atau tahun, kami tidak bisa mengatakannya untuk saat ini," kata Bornas dalam wawancara denga radio dzMM, Senin (13/1) seperti dikutip Philstar.com.

Tapi, Bornas menyebutkan, letusan gunung yang terletak di tengah Danau Taal pada 1911 silam hanya berlangsung beberapa hari dan menewaskan sekitar 1.300 orang.




TERBARU

[X]
×