Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Stellantis bersama mitra lamanya asal China, Dongfeng Motor Group, menandatangani kesepakatan senilai sekitar 1 miliar euro atau setara US$1,16 miliar untuk memproduksi kendaraan bermerek Peugeot dan Jeep di China.
Kesepakatan tersebut mencakup produksi kendaraan untuk pasar domestik China sekaligus ekspor ke pasar internasional. Langkah ini menandai penguatan strategi Stellantis di pasar otomotif terbesar dunia setelah beberapa tahun menghadapi penjualan yang melemah dan restrukturisasi bisnis.
Dalam pernyataannya pada Jumat, Stellantis menyebut proyek tersebut akan melibatkan kontribusi investasi sekitar 130 juta euro dari perusahaan.
Baca Juga: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Mewah, Penumpang Australia Jalani Karantina 3 Pekan
Melalui perusahaan patungan mereka dengan Dongfeng, Stellantis akan memproduksi dua kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) bermerek Peugeot dan dua kendaraan off-road energi baru bermerek Jeep di pabrik Wuhan mulai tahun 2027.
Sebelumnya, Stellantis telah mengungkap sebagian rincian kerja sama ini pada bulan lalu. Saat itu, perusahaan otomotif Prancis-Italia tersebut menyatakan bahwa merek Peugeot akan memproduksi kendaraan buatan China dengan memanfaatkan teknologi Dongfeng.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya agresif Stellantis memperkuat eksistensinya di pasar otomotif China, khususnya di segmen kendaraan energi baru yang tumbuh pesat seiring transisi industri menuju elektrifikasi.
Baca Juga: Trump: Saya dan Xi Sepakat Cegah Iran Miliki Senjata Nuklir
Pada ajang Beijing International Auto Show yang digelar April lalu, Peugeot turut memperkenalkan dua mobil konsep terbaru sebagai sinyal kebangkitan strategi industrinya di China.
Selain penandatanganan proyek investasi, Stellantis dan Dongfeng juga menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) untuk mempererat kerja sama strategis kedua perusahaan di masa mendatang.
Kerja sama ini dipandang dapat memperkuat posisi Stellantis dalam persaingan kendaraan listrik dan kendaraan energi baru di China, yang kini menjadi pusat pertumbuhan industri otomotif global.













