kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Sudah 170 orang tewas, peta ini melacak penyebaran virus corona secara real time


Kamis, 30 Januari 2020 / 08:23 WIB
Sudah 170 orang tewas, peta ini melacak penyebaran virus corona secara real time
ILUSTRASI. Petugas menyemprotkan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona di Qingdao, Provinsi Shandong, China.

Sumber: CNN | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Jumlah kasus baru virus corona terus bertambah dengan cepat. Peta pelacakan real time menunjukkan seberapa cepat virus corona jenis baru ini menyebar.

Data terbaru, jumlah korban wabah virus corona yang meninggal juga terus meningkat tajam, menjadi 170 orang hingga Rabu malam (29/1). Semua kasus terjadi di China.

Menurut otoritas kesehatan China, secara total di global, jumlah orang yang terinfeksi virus corona jenis baru mencapai 7.251 orang.

Baca Juga: WHO pertimbangkan untuk mengumumkan kondisi darurat global virus corona

Jika ingin mengetahui update kasus penyebaran virus corona di seluruh dunia, Anda bisa mengecek di peta pelacakan virus corona yang dikembangkan Pusat Sains dan Teknik Sistem Universitas Johns Hopkins dengan link di bawah ini.

Lihat link peta penyebaran virus corona di sini

Dashboard peta real time ini mengumpulkan data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok dan situs web Cina DXY, yang mengumpulkan data dari Komisi Kesehatan Nasional China dan CCDC. Hasilnya mengisi tampilan kasus virus corona di seluruh dunia dalam waktu nyata.

Peta kasus coronavirus diperbarui secara real time karena lembaga kesehatan global mengkonfirmasi lebih banyak kasus.

Peta yang dapat diklik menunjukkan daerah di mana pasien telah didiagnosis terinfeksi virus corona.

Baca Juga: Pemerintah segera menjemput WNI dari Wuhan China




TERBARU

Close [X]
×