Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah dijadwalkan menjalani operasi penggantian lutut pada akhir pekan ini.
Masa pemulihan pascaoperasi diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga bulan, demikian disampaikan kantor resmi Sultan pada Selasa (14/1/2026).
Baca Juga: Trump Serukan Warga Iran Terus Berunjuk Rasa, Klaim Bantuan Sedang Datang
Dalam pernyataannya, pihak istana menyebutkan Sultan yang berusia 79 tahun itu akan membatasi kehadirannya dalam berbagai upacara nasional dan kegiatan resmi selama masa pemulihan.
Pembatasan tersebut dilakukan agar Sultan dapat beristirahat dan menjalani sesi fisioterapi.
Meski demikian, istana menegaskan Sultan Hassanal Bolkiah tetap akan menjalankan tugas-tugas kenegaraan selama periode pemulihan tersebut.
Operasi penggantian lutut itu rencananya akan dilakukan di Brunei pada Minggu.
Sultan Hassanal Bolkiah, yang naik takhta pada 1967, merupakan salah satu raja dengan masa pemerintahan terlama di dunia.
Baca Juga: Bursa Australia Datar Rabu (14/1), Saham Keuangan Menahan Laju Tambang dan Energi
Selain sebagai kepala negara, ia juga memegang sejumlah jabatan strategis, antara lain sebagai perdana menteri, panglima angkatan bersenjata, menteri keuangan, menteri luar negeri, serta menteri pertahanan Brunei.
Meski dikenal memiliki kendali kekuasaan yang kuat, Sultan tetap sangat populer di negara kecil kaya minyak tersebut, yang berpenduduk hampir setengah juta jiwa di Pulau Kalimantan.
Pada Mei tahun lalu, Sultan sempat dirawat di rumah sakit di Malaysia akibat kelelahan saat menghadiri KTT para pemimpin Asia Tenggara di Kuala Lumpur.













