kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 harus tepat waktu, ini penjelasannya


Jumat, 11 Desember 2020 / 05:11 WIB
ILUSTRASI. Orang yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 yang baru diharapkan mendapatkan suntikan kedua 21 atau 28 hari setelah yang pertama. Jacob King/Pool via REUTERS


Sumber: USA Today | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Orang yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 yang baru diharapkan mendapatkan suntikan kedua 21 atau 28 hari setelah yang pertama. Lama jeda waktu tergantung pada produsennya. 

Tetapi apa yang terjadi jika seseorang melewatkan tenggat waktu itu sehari, seminggu atau bahkan lebih lama?

"Ada jawaban regulasi dan ada pengamatan ilmiah," kata Moncef Slaoui, wakil pemimpin Operation Warp Speed AS, upaya pengembangan vaksin pemerintah federal, dalam konferensi pers hari Rabu seperti yang dilansir USA Today.

Vaksin yang dibuat oleh Pfizer/BioNTech akan diberikan dalam dua dosis dengan selang waktu 21 hari. Sedangkan vaksin Moderna memiliki selang waktu 28 hari.

Baca Juga: Ini tiga negara yang sudah beri persetujuan vaksin corona Pfizer

Slaoui yang juga merupakan ahli imunologi yang menghabiskan 30 tahun karirnya dalam pengembangan vaksin, menjelaskan, dari perspektif ilmiah, ketepatan seperti itu tidak begitu penting dan sistem kekebalan umumnya merespons lebih baik ketika ada kesenjangan yang lebih lebar antara vaksinasi. 

Tetapi selama pandemi, ketika risiko penularan tinggi, dia mencatat bahwa orang lebih baik mendapatkan suntikan kedua - dan dilindungi sepenuhnya - sesuai dengan jadwal resmi.

Baca Juga: Tingkatkan vaksin corona gratis, Menkes sebut ada 54 juta vaksin dari COVAX

"Jika ada penularan penyakit yang signifikan, seperti yang terjadi di sini, kami harus benar-benar mendapatkan dosis kedua persis seperti yang telah dipelajari," katanya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×