kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.756   12,00   0,07%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Swiss turunkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi


Rabu, 14 Desember 2011 / 09:25 WIB
ILUSTRASI. Pengendara kendaraan melintas di Jl. Malioboro, Yogyakarta, Senin (15/9). Cuaca hari ini di Jawa dan Bali cerah berawan hingga hujan lebat, menurut prakiraan BMKG.


Reporter: Dyah Megasari,

ZURICH. Pemerintah Swiss menggunting prospek pertumbuhan ekonomi tahun depan dari 0,9% menjadi 0,5%. Krisis yang dihadapi Benua Biru masih menjadi faktor pemicu perlambatan ekonomi.

Swiss tidak berharap, krisis tersebut bertambah parah. Sebab, kondisi di Eropa tidak terlihat lebih buruk.

Tetapi, resesi, deflasi dan penurunan harga tetap menjadi fokus utama pemerintah. National Swiss Bank (SNB) telah melakukan intervensi untuk melemahkan Swiss franc sejak musim panas.

"Menggunakan asumsi bahwa eskalasi lebih lanjut atas krisis di Eropa bisa dihindari. Pelemahan ekonomi Swiss harus dibatasi dalam durasi yang relatif singkat," demikian pernyataan Sekretaris negara di bidang ekonomi.

Swiss menjadi tempat berlindung bagi investor karena dianggap paling aman dari serangan resesi. Hal ini membuat sektor korporasi yang berorientasi ekspor babak belur.




TERBARU

[X]
×