Sumber: Yahoo Finance | Editor: Putri Werdiningsih
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jaringan restoran cepat saji asal Amerika, Taco Bell tengah mempertimbangkan untuk menggunakan AI dalam layanan drive through.
CEO Taco Bell mengatakan bahwa perusahaan sedang melakukan "diskusi aktif" tentang kapan sebaiknya menggunakan dan tidak menggunakan AI.
Perusahaan tersebut tampaknya telah meluncurkan pemesanan suara bertenaga AI di lebih dari 500 layanan drive-through, yang menyebabkan momen viral yang kurang menyenangka. Misalnya seseorang memesan 18.000 gelas air demi melewati AI dan terhubung ke server manusia.
Baca Juga: AI Jadi Mesin Baru Alibaba di Tengah Lesunya E-Commerce
Chief Digital and Technology Officer, Dane Matthews, mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa ia pun memiliki beragam pengalaman dengan teknologi.
"Terkadang teknologi mengecewakan saya, tetapi terkadang teknologi benar-benar mengejutkan saya." ujarnya seperti dikutip dari Tech Crunch, Minggu (31/8/2025).
Baca Juga: Ambani Pastikan IPO Jio Meluncur 2026, Gandeng Google dan Meta di Bisnis AI
Sepertinya Taco Bell masih mempertimbangkan seberapa luas penerapan AI di layanan drive-through. Misalnya dengan memberi keleluasaan bagi setiap pemilik waralaba untuk melakukan berbagai hal dengan cara mereka sendiri. Seperti hanya mengandalkan AI, untuk menangani pesanan drive-through di restoran yang ramai dengan antrean panjang.
"Untuk tim kami, kami akan membantu melatih mereka di restoran Anda. Pada saat-saat seperti ini, kami sarankan Anda menggunakan AI suara atau merekomendasikan agar Anda benar-benar memantau AI suara dan langsung bertindak sesuai kebutuhan," ujarnya.