kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Taiwan Apresiasi Dukungan AS di Tengah Lanjutan Pembicaraan Trump–Xi


Jumat, 15 Mei 2026 / 09:18 WIB
Taiwan Apresiasi Dukungan AS di Tengah Lanjutan Pembicaraan Trump–Xi
ILUSTRASI. Ilustrasi bendera Taiwan dan China (Dado Ruvic/Illustration/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pemerintah Taiwan menyampaikan apresiasi kepada Amerika Serikat (AS) atas dukungan terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan, menjelang lanjutan pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Melansir Reuters dalam pernyataannya pada Jumat (15/5/2026), Kementerian Luar Negeri Taiwan mengucapkan terima kasih atas penegasan Washington bahwa kebijakan AS terhadap Taiwan tidak berubah, meski ketegangan geopolitik dengan China masih berlangsung.

Baca Juga: Jepang Pertimbangkan Ekspor Rudal Anti-Kapal ke Filipina

AS Tegaskan Kebijakan Taiwan Tidak Berubah

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya menegaskan bahwa isu Taiwan sempat dibahas dalam pertemuan Trump dan Xi pada Kamis, namun kebijakan AS terhadap pulau tersebut tetap tidak mengalami perubahan.

Taiwan merupakan mitra penting AS di kawasan Indo-Pasifik, meski tidak memiliki hubungan diplomatik resmi.

Berdasarkan undang-undang AS, Washington berkewajiban menyediakan sarana pertahanan bagi Taiwan, yang kerap ditentang oleh Beijing.

Baca Juga: China Ingin Selat Hormuz Dibuka Tanpa Pembatasan

Taiwan: China Masih Lakukan Tekanan Militer

Kementerian Luar Negeri Taiwan juga menyoroti aktivitas militer China di sekitar wilayahnya yang dinilai sebagai bentuk “intimidasi dan pelecehan” yang terus berlanjut.

Menurut laporan Kementerian Pertahanan Taiwan, dalam 24 jam terakhir terpantau tujuh kapal perang China beroperasi di sekitar wilayah tersebut, meski tidak ada aktivitas pesawat tempur yang tercatat.

“Hal ini menunjukkan bahwa Beijing tetap menjadi risiko utama bagi perdamaian dan stabilitas kawasan,” demikian pernyataan resmi Taiwan.

Baca Juga: AS Targetkan Kesepakatan Pertanian Puluhan Miliar Dolar Usai Pertemuan Trump–Xi

Kekhawatiran Konflik Taiwan di Tengah Diplomasi AS–China

Dalam pertemuan dengan Trump, Presiden Xi Jinping disebut kembali menekankan bahwa penanganan isu Taiwan yang tidak tepat dapat membawa hubungan AS–China ke “situasi yang berbahaya”.

Rubio sendiri menyebut akan menjadi “kesalahan besar” jika China menggunakan kekuatan militer terhadap Taiwan.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Taiwan, Joseph Wu, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mempertahankan status quo dan mencegah eskalasi konflik.

Trump dijadwalkan meninggalkan China pada Jumat setelah menghadiri pertemuan lanjutan berupa jamuan teh dan makan siang bersama Xi Jinping.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×