kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Taiwan Siaga, Dua Kapal Perang China Terdeteksi di Dekat Penghu


Selasa, 28 April 2026 / 08:46 WIB
Taiwan Siaga, Dua Kapal Perang China Terdeteksi di Dekat Penghu
ILUSTRASI. TAIWAN-MILITARY (Ceng Shou Yi/NurPhoto via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID. Otoritas Taiwan meningkatkan kewaspadaan setelah mendeteksi dua kapal perang China beroperasi di perairan dekat Kepulauan Penghu di Selat Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan kapal yang terdeteksi terdiri dari satu kapal perusak (destroyer) dan satu fregat yang memasuki wilayah perairan di sebelah barat daya Kepulauan Penghu pada Senin malam (27/4/2026).

Baca Juga: Akuisisi Warner Bros, Paramount Minta Lampu Hijau FCC untuk Investor Global

Menanggapi hal tersebut, militer Taiwan langsung mengerahkan kekuatan laut dan udara untuk memantau pergerakan kapal-kapal tersebut.

“Militer memantau secara ketat formasi tersebut dan merespons secara tepat menggunakan kekuatan angkatan laut dan udara,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Taiwan, tanpa merinci langkah yang diambil dilansir dari Reuters Selasa (28/4/2026).

Kepulauan Penghu merupakan lokasi strategis yang menjadi basis utama angkatan laut dan udara Taiwan, serta berada dekat dengan sisi Taiwan di Selat Taiwan.

Baca Juga: Bursa Asia Bergerak Datar Selasa (28/4), Pasar Tunggu Kinerja Big Tech dan Sinyal BOJ

China, yang mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, secara rutin mengirim kapal perang dan pesawat militer ke sekitar pulau tersebut. Aktivitas ini kerap menuai kecaman dari pemerintah Taiwan.

Meski Kementerian Pertahanan Taiwan secara rutin melaporkan pergerakan pesawat militer China, informasi terkait aktivitas kapal perang biasanya hanya diungkap dalam kondisi tertentu, seperti saat mendeteksi kehadiran kapal induk, sebagaimana terjadi pekan lalu.

Baca Juga: Selat Taiwan Makin Panas, 2 Kapal Perang China Terendus Dekati Basis Militer Penghu

Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan China sebelumnya menegaskan bahwa aktivitas militer Beijing di sekitar Taiwan adalah “wajar dan sah”. China juga menyebut meningkatnya ketegangan sebagai tanggung jawab pemerintah Taiwan.

Sementara itu, pemerintah Taiwan menolak klaim kedaulatan Beijing dan menegaskan bahwa masa depan pulau tersebut hanya dapat ditentukan oleh rakyatnya sendiri.




TERBARU

[X]
×