Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Paramount Skydance mengajukan permohonan kepada regulator Amerika Serikat, Federal Communications Commission (FCC), untuk menyetujui keterlibatan investor asing dalam pendanaan akuisisi Warner Bros Discovery.
Melansir Reuters berdasarkan dokumen yang dipublikasikan pada Senin (27/4/2026), langkah ini dinilai sebagai prosedur standar dalam transaksi investasi lintas negara, khususnya di sektor penyiaran televisi yang diatur ketat oleh FCC.
Baca Juga: Bursa Asia Bergerak Datar Selasa (28/4), Pasar Tunggu Kinerja Big Tech dan Sinyal BOJ
Juru bicara Paramount menyatakan bahwa pengajuan tersebut bukan merupakan syarat penutupan transaksi akuisisi Warner Bros Discovery.
Namun, persetujuan FCC diperlukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi kepemilikan asing di industri penyiaran AS.
Dalam pengajuan tersebut, Paramount menyebutkan bahwa investor asing saat ini dan yang akan masuk diperkirakan akan memiliki porsi kurang dari 50% saham perusahaan.
Meski demikian, keluarga CEO Paramount, David Ellison, tetap akan memegang kendali melalui hak suara mayoritas.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Selasa (28/4) Pagi: Brent ke US$108,68 dan WTI ke US$96,96
Sebelumnya, Paramount mengungkapkan bahwa sejumlah investor dari Timur Tengah, seperti Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, L’imad Holding dari Abu Dhabi, serta Qatar Investment Authority (QIA), telah menyatakan komitmennya untuk mendukung rencana akuisisi Warner Bros Discovery.
Perusahaan menilai, persetujuan FCC akan membuka peluang untuk menarik tambahan modal dari investor global.
Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi keuangan sekaligus memperluas jangkauan bisnis penyiaran televisi perusahaan.
Selain itu, Paramount juga menyebut kombinasi tambahan modal dan potensi efisiensi dari transaksi dengan Skydance akan membantu perusahaan menghadapi tantangan industri, khususnya di sektor televisi berbayar dan penyiaran linear yang tengah mengalami tekanan.
Baca Juga: Trump “Tak Suka” Proposal Iran, Negosiasi Nuklir Terancam Gagal Total
Sebagai catatan, pada Juli tahun lalu FCC telah menyetujui kerja sama antara Paramount dan Skydance Media.
Ketua FCC Brendan Carr, sebelumnya juga menyatakan bahwa peran lembaganya dalam proses akuisisi Warner Bros ini relatif terbatas.
Menurut Carr, struktur kepemilikan asing dalam transaksi tersebut masih memenuhi ketentuan FCC dan dapat dikategorikan sebagai investasi yang sah sesuai regulasi yang berlaku.












