kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Akuisisi Warner Bros, Paramount Minta Lampu Hijau FCC untuk Investor Global


Selasa, 28 April 2026 / 08:34 WIB
Akuisisi Warner Bros, Paramount Minta Lampu Hijau FCC untuk Investor Global
ILUSTRASI. Paramount (REUTERS/Mike Blake)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Paramount Skydance mengajukan permohonan kepada regulator Amerika Serikat, Federal Communications Commission (FCC), untuk menyetujui keterlibatan investor asing dalam pendanaan akuisisi Warner Bros Discovery.

Melansir Reuters berdasarkan dokumen yang dipublikasikan pada Senin (27/4/2026), langkah ini dinilai sebagai prosedur standar dalam transaksi investasi lintas negara, khususnya di sektor penyiaran televisi yang diatur ketat oleh FCC.

Baca Juga: Bursa Asia Bergerak Datar Selasa (28/4), Pasar Tunggu Kinerja Big Tech dan Sinyal BOJ

Juru bicara Paramount menyatakan bahwa pengajuan tersebut bukan merupakan syarat penutupan transaksi akuisisi Warner Bros Discovery.

Namun, persetujuan FCC diperlukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi kepemilikan asing di industri penyiaran AS.

Dalam pengajuan tersebut, Paramount menyebutkan bahwa investor asing saat ini dan yang akan masuk diperkirakan akan memiliki porsi kurang dari 50% saham perusahaan.

Meski demikian, keluarga CEO Paramount, David Ellison, tetap akan memegang kendali melalui hak suara mayoritas.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Selasa (28/4) Pagi: Brent ke US$108,68 dan WTI ke US$96,96

Sebelumnya, Paramount mengungkapkan bahwa sejumlah investor dari Timur Tengah, seperti Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, L’imad Holding dari Abu Dhabi, serta Qatar Investment Authority (QIA), telah menyatakan komitmennya untuk mendukung rencana akuisisi Warner Bros Discovery.

Perusahaan menilai, persetujuan FCC akan membuka peluang untuk menarik tambahan modal dari investor global.

Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi keuangan sekaligus memperluas jangkauan bisnis penyiaran televisi perusahaan.

Selain itu, Paramount juga menyebut kombinasi tambahan modal dan potensi efisiensi dari transaksi dengan Skydance akan membantu perusahaan menghadapi tantangan industri, khususnya di sektor televisi berbayar dan penyiaran linear yang tengah mengalami tekanan.

Baca Juga: Trump “Tak Suka” Proposal Iran, Negosiasi Nuklir Terancam Gagal Total

Sebagai catatan, pada Juli tahun lalu FCC telah menyetujui kerja sama antara Paramount dan Skydance Media.

Ketua FCC Brendan Carr, sebelumnya juga menyatakan bahwa peran lembaganya dalam proses akuisisi Warner Bros ini relatif terbatas.

Menurut Carr, struktur kepemilikan asing dalam transaksi tersebut masih memenuhi ketentuan FCC dan dapat dikategorikan sebagai investasi yang sah sesuai regulasi yang berlaku.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×