Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - PENGHU. Taiwan menguji kesiapan militernya menghadapi potensi serangan China dengan mensimulasikan penangkalan pendaratan pasukan di Kepulauan Penghu, Senin (10/8/2026).
Untuk pertama kalinya, Taiwan juga menguji perlambatan jaringan internet seluler dalam latihan perang tahunan sebagai bagian dari simulasi kondisi darurat.
Latihan tersebut merupakan bagian dari Han Kuang, latihan militer tahunan selama 10 hari yang digelar Taiwan untuk menguji berbagai skenario jika China benar-benar menggunakan kekuatan militer untuk merebut Taiwan.
Baca Juga: Taiwan Bersiap Hadapi Invasi China, Kecepatan Internet Seluler Akan Dibatasi
Dalam simulasi di Penghu, pasukan dari Komando Teater Pertama melakukan latihan sejak dini hari dengan mengerahkan tank M60A3, artileri, dan senjata antipesawat.
Pasukan membentuk pertahanan berlapis untuk menghadapi skenario pendaratan pasukan lawan secara cepat di wilayah pesisir.
Kepulauan Penghu menjadi salah satu titik strategis karena lokasinya berada di Selat Taiwan dan lebih dekat dengan Taiwan dibandingkan China daratan.
Para ahli strategi Taiwan menilai wilayah tersebut berpotensi menjadi sasaran awal Beijing untuk kemudian digunakan sebagai basis serangan rudal dan drone ke Taiwan.
Latihan juga melibatkan pasukan cadangan dari Penghu. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya Taiwan mengintegrasikan pasukan cadangan ke dalam perencanaan operasi militer sehingga kesiapan pertahanan dalam kondisi nyata dapat diuji secara lebih realistis.
Baca Juga: Kapal Perang Australia Melintas Selat Taiwan, Dipantau Ketat Militer China
Reuters mendapat akses untuk mengamati latihan tersebut. Sejumlah pasukan terlihat menyiapkan amunisi tank dan mengambil posisi tempur dalam kondisi gelap sebelum simulasi dimulai.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
