Tak lama lagi, anak usia 5-11 bisa mendapatkan vaksin Covid-19 Pfizer

Jumat, 08 Oktober 2021 | 08:37 WIB Sumber: Reuters
Tak lama lagi, anak usia 5-11 bisa mendapatkan vaksin Covid-19 Pfizer

ILUSTRASI. Pfizer Inc telah mengajukan permohonan izin untuk penggunaan darurat vaksin mereka untuk anak-anak usia 5 hingga 11 tahun. REUTERS/Dado Ruvic


KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pfizer Inc dan BioNTech SE telah mengajukan permohonan izin kepada regulator AS terkait penggunaan darurat vaksin COVID-19 produksi mereka untuk anak-anak usia 5 hingga 11 tahun. Saat ini, anak-anak usia tersebut belum diperbolehkan untuk menerima suntikan vaksin Covid-19.

Melansir Reuters, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) AS telah menetapkan tanggal 26 Oktober bagi panel penasihat luarnya untuk bertemu dan mendiskusikan permohonan tersebut, sehingga memungkinkan anak-anak dalam kelompok usia ini untuk mulai menerima Pfizer dua dosis /BioNTech vaksin segera sesudahnya. Informasi saja, anak-anak dengan rentang usia 5-11 tahun di AS saat ini berjumlah sekitar 28 juta.

"Dengan kasus baru pada anak-anak di AS yang terus berada pada tingkat tinggi, pengajuan ini merupakan langkah penting dalam upaya berkelanjutan kami melawan #COVID19," tulis Pfizer di Twitter.

Sebelumnya, Amerika juga telah mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat AS untuk remaja usia 12 hingga 15 tahun dan sepenuhnya disetujui oleh regulator untuk orang berusia 16 tahun ke atas.

Baca Juga: Bertambah, kini ada 10 macam vaksin Covid-19 yang dapat izin penggunaan di Indonesia

Vaksin Pfizer/BioNTech adalah salah satu dari tiga vaksin yang digunakan di Amerika Serikat, bersama dengan vaksin Moderna dua dosis dan versi Johnson & Johnson dosis tunggal.

Otorisasi cepat vaksin Pfizer/BioNTech pada anak-anak dapat membantu mengurangi potensi lonjakan kasus dalam beberapa minggu dan bulan mendatang, di mana sekolah-sekolah dibuka secara nasional dan aktivitas mengemudi cuaca dingin di dalam ruangan. 

Jika diberikan izin, vaksin Pfizer/BioNTech dua dosis akan menjadi suntikan COVID-19 pertama yang tersedia untuk anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun di Amerika Serikat.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Zifivax berpotensi jadi booster, ini penjelasan BPOM

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru