kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Tak mampu bersaing, Uber tutup operasi Uber Eats di delapan negara


Selasa, 05 Mei 2020 / 07:30 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - LONDON. Uber akan menutup Uber Eats di delapan negara. Ini karena Uber Eats tidak berhasil menjadi operator pengiriman makanan online nomor satu atau nomor dua di delapan negara tersebut. 

"Kami telah membuat keputusan untuk menghentikan Uber Eats di Republik Ceko, Mesir, Honduras, Rumania, Arab Saudi, Ukraina, dan Uruguay. Kami juga akan menghentikan aplikasi Eats dan operasi transisi ke Careem di Uni Emirat Arab," kata juru bicara Uber seperti dikutip New York Times. Ini karena Uber ingin energi dan sumber daya yang mereka miliki fokus pada pasar utama di seluruh dunia.

Baca Juga: Uber meluncurkan fitur keamanan baru bagi penumpang di Inggris

Uber mengatakan bisnis intinya tidak terpengaruh di semua pasar. Operasi Uber Eats di delapan negara tersebut akan berhenti pada 4 Juni. Selain Uni Emirat Arab yang akan pindah ke Careem, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki akan menjalankan operasi di Timur Tengah. "Akibatnya, sekitar 50 pekerjaan full time akan terpengaruh," kata dia. 

Uber mengatakan pasar yang dihentikan dan ditransfer mewakili 1% dari pemesanan kotor Eats dan 4% dari Eats disesuaikan dengan kerugian pendapatan inti pada kuartal I-2020.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×