kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.974   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Tak Menguntungkan Roman Abramovich, Pemerintah Inggris Restui Penjualan Chelsea


Rabu, 25 Mei 2022 / 18:25 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah Inggris mengeluarkan izin yang merestui penjualan klub sepak bola Chelsea.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemerintah Inggris, Selasa (24/5) malam, mengeluarkan izin yang merestui penjualan klub sepak bola Chelsea, Menteri Olahraga Nadine Dorries mengatakan.

Pemilik Chelsea saat ini Roman Abramovich dikenakan sanksi oleh Pemerintah Inggris. Dia menjual klub London itu pada awal Maret lalu, menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

"Kami puas, hasil penjualan tidak akan menguntungkan Roman Abramovich atau individu lain yang terkena sanksi," kata Dorries di Twitter, Rabu (25/5), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Konsorsium Boehly Berhasil Akuisisi Klub Bola Chelsea Seharga £ 4 Miliar

"Mengingat sanksi yang kami berikan pada mereka yang terkait dengan (Presiden Rusia Valdimir) Putin dan invasi berdarah ke Ukraina, masa depan jangka panjang klub hanya dapat diamankan di bawah pemilik baru," tegasnya.

Pada Selasa (24/5), konsorsium Boehly-Clearlake, yang menyetujui persyaratan untuk mengakuisisi Chelsea seharga £ 4,25 miliar (US$ 5,33 miliar) awal bulan ini, lulus Uji Pemilik dan Direktur Liga Premier.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×