kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Tak Menguntungkan Roman Abramovich, Pemerintah Inggris Restui Penjualan Chelsea


Rabu, 25 Mei 2022 / 18:25 WIB
Tak Menguntungkan Roman Abramovich, Pemerintah Inggris Restui Penjualan Chelsea
ILUSTRASI. Pemerintah Inggris mengeluarkan izin yang merestui penjualan klub sepak bola Chelsea.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LONDON. Pemerintah Inggris, Selasa (24/5) malam, mengeluarkan izin yang merestui penjualan klub sepak bola Chelsea, Menteri Olahraga Nadine Dorries mengatakan.

Pemilik Chelsea saat ini Roman Abramovich dikenakan sanksi oleh Pemerintah Inggris. Dia menjual klub London itu pada awal Maret lalu, menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

"Kami puas, hasil penjualan tidak akan menguntungkan Roman Abramovich atau individu lain yang terkena sanksi," kata Dorries di Twitter, Rabu (25/5), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Konsorsium Boehly Berhasil Akuisisi Klub Bola Chelsea Seharga £ 4 Miliar

"Mengingat sanksi yang kami berikan pada mereka yang terkait dengan (Presiden Rusia Valdimir) Putin dan invasi berdarah ke Ukraina, masa depan jangka panjang klub hanya dapat diamankan di bawah pemilik baru," tegasnya.

Pada Selasa (24/5), konsorsium Boehly-Clearlake, yang menyetujui persyaratan untuk mengakuisisi Chelsea seharga £ 4,25 miliar (US$ 5,33 miliar) awal bulan ini, lulus Uji Pemilik dan Direktur Liga Premier.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×