kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Tangkal inflasi, China kembali naikkan suku bunga


Rabu, 06 April 2011 / 09:00 WIB
Tangkal inflasi, China kembali naikkan suku bunga
ILUSTRASI. Suasana rumah sakit darurat penanganan Corona (COVID-19) di Siloam Hospitals Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2020). Siloam Hospitals Mampang dikhususkan untuk menangani pasien virus corona (COVID-19) yang jumlahnya terus bertambah, serta membantu rum


Reporter: Barratut Taqiyyah, BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BEIJING. Bank sentral China akhirnya memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya. Keputusan ini diambil dengan tujuan menghambat laju inflasi. Saat ini suku bunga deposito satu tahun dan suku bunga pinjaman dinaikkan menjadi 3,25% dan 6,31%.

Menurut People's Bank of China, suku bunga untuk yang kali keempat sejak tahun lalu itu bakal efektif berlaku mulai hari ini.

Asal tahu saja, China memang tengah berjibaku melawan inflasi beberapa bulan belakangan. Tingkat inflasi pada Febuari lalu, misalnya, naik 4,9% dari periode yang sama tahun lalu.

"Ini merupakan langkah yang sangat agresif dari bank sentral melampaui prediksi pasar," jelas Xu Biao dari China Merchants Bank di Shenzhen. Dia menambahkan, yang harus diperhatikan adalah langkah tersebut bukan akhir dari pengetatan kebijakan moneter China.




TERBARU

[X]
×