kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Tangkal inflasi, China kembali naikkan suku bunga


Rabu, 06 April 2011 / 09:00 WIB
ILUSTRASI. Suasana rumah sakit darurat penanganan Corona (COVID-19) di Siloam Hospitals Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2020). Siloam Hospitals Mampang dikhususkan untuk menangani pasien virus corona (COVID-19) yang jumlahnya terus bertambah, serta membantu rum


Reporter: Barratut Taqiyyah, BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BEIJING. Bank sentral China akhirnya memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuannya. Keputusan ini diambil dengan tujuan menghambat laju inflasi. Saat ini suku bunga deposito satu tahun dan suku bunga pinjaman dinaikkan menjadi 3,25% dan 6,31%.

Menurut People's Bank of China, suku bunga untuk yang kali keempat sejak tahun lalu itu bakal efektif berlaku mulai hari ini.

Asal tahu saja, China memang tengah berjibaku melawan inflasi beberapa bulan belakangan. Tingkat inflasi pada Febuari lalu, misalnya, naik 4,9% dari periode yang sama tahun lalu.

"Ini merupakan langkah yang sangat agresif dari bank sentral melampaui prediksi pasar," jelas Xu Biao dari China Merchants Bank di Shenzhen. Dia menambahkan, yang harus diperhatikan adalah langkah tersebut bukan akhir dari pengetatan kebijakan moneter China.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×