kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Tangkal serangan China, Amerika siap kerahkan rudal di kawasan Indo-Pasifik


Sabtu, 31 Oktober 2020 / 00:00 WIB


Sumber: TASS,Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) Robert O'Brien mengatakan, negaranya siap untuk mengerahkan rudal jarak menengah dan pendek di kawasan Indo-Pasifik, jika perlu, untuk menangkal China.

"China telah mengerahkan ribuan rudal yang ditujukan ke sekutu AS dan dapat digunakan untuk melawan Angkatan Laut AS," kata O'Brien dalam pidatonya di Institut Hudson, Washington, Rabu (28/10), seperti dikutip TASS. 

Dan, O'Brien menambahkan, AS juga siap mengambil langkah serupa di Eropa, jika perlu, untuk menghalangi Rusia. 

Sementara laporan media AS menyebutkan, negeri uak Sam mempelajari rencana untuk menyerang pulau-pulau dan terumbu karang China di Laut China Selatan menggunakan drone MQ-9.

Baca Juga: Di tengah ketegangan di Laut China Selatan, militer AS dan China gelar pertemuan

Langkah itu Washington lakukan jika Pemilihan Presiden AS tidak menguntungkan bagi Donald Trump.

China akan dengan tegas melakukan serangan balasan 

Hanya, juru bicara Kementerian Pertahanan China Wu Qian mengatakan pada Kamis (29/10), Menteri Pertahanan AS Mark Esper membantah laporan media tersebut.

Esper menegaskan, AS "tidak berniat menciptakan krisis militer dengan China," sebut Wu seperti dilansir Reuters.

"Kami mendesak AS untuk menjalankan pembicaraan, menepati janjinya, dan mengambil tindakan untuk mencegah provokasi militer China di udara dan laut," kata Wu yang menambahkan, China akan dengan tegas melakukan serangan balasan jika diprovokasi dengan serangan di laut.

Selanjutnya: Siap ambil tindakan tegas, China tolak keras penjualan senjata AS ke Taiwan




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×