kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.859   -28,00   -0,16%
  • IDX 6.411   -38,63   -0,60%
  • KOMPAS100 827   -3,19   -0,38%
  • LQ45 629   -1,86   -0,29%
  • ISSI 225   -2,04   -0,90%
  • IDX30 352   -0,78   -0,22%
  • IDXHIDIV20 429   -0,01   0,00%
  • IDX80 95   -0,38   -0,40%
  • IDXV30 120   0,24   0,20%
  • IDXQ30 112   -0,23   -0,21%

Viral, Otoritas Vietnam Buka Suara soal Kecelakaan Maut Mantan Politisi


Rabu, 19 Agustus 2026 / 11:14 WIB
Viral, Otoritas Vietnam Buka Suara soal Kecelakaan Maut Mantan Politisi
ILUSTRASI. Kepolisian Vietnam akhirnya mengonfirmasi keterlibatan seorang mantan politisi dalam kecelakaan lalulintas yang menewaskan seorang remaja di Hanoi (KONTAN/Fenie Chintya)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - HANOI. Kepolisian Vietnam akhirnya mengonfirmasi keterlibatan seorang mantan politisi dalam kecelakaan lalulintas yang menewaskan seorang remaja di Hanoi. Kasus ini telah memicu kritik warganet selama berbulan-bulan.

Reuters melaporkan, dalam wawancara yang disiarkan stasiun televisi pemerintah Vietnam, Senin (17/8/2026) malam, Kolonel Nguyen Duc Long, Wakil Kepala Kepolisian Hanoi, mengonfirmasi Nguyen Sy Cuong, mantan wakil ketua Komite Urusan Luar Negeri Majelis Nasional Vietnam, terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Mengutip temuan penyelidikan polisi yang didukung oleh jaksa penuntut, Long menyebut, Cuong menabrak sebuah sepeda motor dengan mobilnya saat berkendara di jalur yang salah. Hasil tes menunjukkan ia negatif alkohol dan ia mengakui bertanggungjawab atas kecelakaan tersebut.

Menurut Long, badan penyelidik menyimpulkan Cuong telah melanggar peraturan lalu lintas jalan raya. Namun, Cuong, yang juga suami dari Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Vietnam Lam Thi Phuong Thanh, dibebaskan dari tanggungjawab pidana karena ada faktor-faktor yang meringankan.

Baca Juga: Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Melambat, Pasokan Minyak Global Terancam Terganggu

Dua orang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut, yakni bapak dan anak yang berboncengan mengendarai sepeda motor. Sang ayah, Do Viet Hung mengalami luka-luka. Sementara Do Ngoc Phuong Thuy, yang berusia 18 tahun saat kecelakaan terjadi Mei 2025 silam, meninggal.

Long menuturkan, keluarga korban juga telah mencabut aduan mereka. "Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas perhatian komunitas daring terhadap insiden ini dan keluarga kami," ujar Hung, dalam laporan televisi tersebut.

Wawancara televisi itu merupakan pengakuan resmi pertama mengenai keterlibatannya dalam kecelakaan tersebut, setelah dugaan yang mengaitkannya dengan kasus itu beredar di media sosial selama berbulan-bulan.

Selama beberapa hari terakhir, warga Vietnam juga mulai meletakkan bunga di lokasi kecelakaan. Aksi ini disebut sebagai bentuk protes oleh kelompok pemuda di negara yang dikuasai komunis dan diawasi dengan ketat tersebut.

Baca Juga: Menlu Korsel: Seoul Tak Tahu Rencana Trump Pangkas Latihan Militer AS-Korsel

Namun pihak berwenang Vietnam membubarkan aksi tersebut. Pihak berwenang menyebut ada kelompok dan individu yang memanfaatkan kasus ini untuk memicu kekhawatiran publik, mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

"Kekuatan yang memusuhi negara dan kelompok reaksioner secara sengaja mengaitkan insiden-insiden terisolasi tersebut, bersama dengan beberapa kasus lainnya, untuk memengaruhi dan memanipulasi kaum muda serta pelajar, sekaligus menyebabkan gangguan terhadap ketertiban dan keamanan umum," ujar jurubicara Kementerian Keamanan Publik dalam laporan tersebut.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan petugas berseragam melarang orang yang lewat meletakkan bunga maupun berdiri di dekat pohon tempat kecelakaan terjadi.

Dalam kunjungan baru-baru ini ke lokasi kejadian, wartawan Reuters hanya melihat kelopak bunga yang berserakan di dekat pohon tersebut. Petugas berpakaian preman tampak memantau area itu dari seberang jalan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×