kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.973   60,00   0,33%
  • IDX 5.730   87,08   1,54%
  • KOMPAS100 742   14,13   1,94%
  • LQ45 561   7,80   1,41%
  • ISSI 199   2,71   1,38%
  • IDX30 318   3,44   1,09%
  • IDXHIDIV20 390   1,15   0,30%
  • IDX80 84   1,28   1,55%
  • IDXV30 107   -0,08   -0,08%
  • IDXQ30 102   0,61   0,60%

Tegang! China siaga tinggi saat kapal perusak AS berlayar di Selat Taiwan


Rabu, 23 Juni 2021 / 14:45 WIB
ILUSTRASI. Kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS USS Curtis Wilbur berpatroli di Laut Filipina.


Sumber: Global Times | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) melacak dan memantau kapal perang AS saat berlayar melalui Selat Taiwan pada Selasa (22/6).

Komando Teater Timur PLA mengorganisir pasukan laut dan udara, melacak serta memantau dengan siaga tinggi atas kapal perusak berpeluru kendali USS Curtis Wilbur, Kolonel Senior Zhang Chunhui, juru bicara Komando Teater Timur mengatakan, Rabu (23/6).

Ini adalah keenam kalinya kapal perang AS berlayar melalui Selat Taiwan sejak Joe Biden menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat pada 20 Januari lalu. 

Terakhir kali, USS Curtis Wilbur berlayar melalui Selat Taiwan pada 18 Mei lalu, yang juga diawasi ketat oleh Komando Teater Timur PLA.

Baca Juga: Kapal perang AS tiba di Selat Taiwan seminggu pasca intimidasi militer terbesar China

Zhang menyebutkan, AS kembali memainkan trik lama dan menimbulkan masalah di Selat Taiwan, serta dengan sengaja menyabotase keamanan regional, mengancam perdamaian juga stabilitas di Selat Taiwan. 

"Ini jelas menunjukkan, AS adalah pembuat risiko keamanan terbesar di kawasan ini. Kami dengan tegas menentang ini," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Global Times.

Pasukan Komando Teater Timur PLA dalam siaga tinggi setiap saat, untuk menghadapi semua ancaman dan provokasi serta dengan tegas menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial, Zhang menambahkan.

Selanjutnya: Serangan terbesar, 28 pesawat tempur China terbang di zona pertahanan Taiwan




TERBARU

[X]
×