Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Nilai tukar yuan China bertahan stabil di dekat level tertinggi dalam 3,5 tahun terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (12/8/2026).
Penguatan yuan ditopang arahan kebijakan yang lebih kuat dari bank sentral China, sementara pasar menanti data inflasi AS.
Baca Juga: Inflasi AS Juli Diprediksi Melandai, Bagaimana Nasib Suku Bunga The Fed?
Melansir Reuters, Yuan di pasar spot terakhir berada di level 6,7465 per dolar AS, relatif tidak berubah dari perdagangan sebelumnya.
Mata uang China tersebut sebelumnya menyentuh level terkuat sejak Februari 2023 pada Senin (10/8).
Sementara itu, yuan offshore melemah sekitar 0,02% menjadi 6,7479 per dolar AS dalam perdagangan Asia.
Pergerakan yuan terjadi menjelang rilis data Consumer Price Index (CPI) AS yang menjadi perhatian utama pasar global.
Data tersebut dinilai dapat memberikan petunjuk mengenai langkah kebijakan Federal Reserve (The Fed) berikutnya.
Data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan pekan lalu telah mendorong investor mengurangi ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut.
Indeks dolar AS yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama juga bergerak terbatas di level 99,86.
Baca Juga: PFA vs EFL: Sengketa Batas Gaji Pemain di League One Memanas
Yuan Diperkirakan Menguat Bertahap
Analis China Construction Bank memperkirakan, yuan masih akan bergerak fluktuatif mengikuti pergerakan dolar AS sepanjang bulan ini.
"Dengan indeks dolar AS diperkirakan tetap volatil, yuan kemungkinan bergerak dua arah mengikuti dolar AS bulan ini," tulis analis China Construction Bank dalam sebuah catatan.
Mereka tetap mempertahankan pandangan bahwa yuan akan menguat secara bertahap sepanjang tahun.
Namun, potensi penguatannya dinilai terbatas sehingga peluang terjadinya kenaikan nilai yuan secara cepat kembali relatif kecil.
Sepanjang Agustus, yuan telah menguat sekitar 0,6% terhadap dolar AS. Sementara sejak awal tahun, yuan telah menguat sekitar 3,7%.
Baca Juga: Mengenal Katsu Curry Index, Indeks Pengukur Kekuatan Nilai Tukar Yen
Bank Sentral China Perkuat Panduan Yuan
Sebelum perdagangan dibuka, People's Bank of China (PBOC) menetapkan kurs tengah yuan di level 6,7882 per dolar AS.
Level tersebut merupakan kurs tengah terkuat sejak 8 Februari 2023. Namun, posisi tersebut masih 452 pip lebih lemah dibandingkan perkiraan Reuters.
Yuan spot diperbolehkan bergerak dalam kisaran 2% di atas atau di bawah kurs tengah yang ditetapkan PBOC setiap hari.
Baca Juga: Nikkei Jepang Bergerak Datar, Investor Menanti Data Inflasi AS
Bank sentral China secara bertahap memperkuat panduan harian yuan. Namun, level yang ditetapkan masih lebih lemah dibandingkan ekspektasi pasar.
Menurut para trader dan analis, kondisi tersebut menunjukkan PBOC masih berupaya mengendalikan laju apresiasi yuan agar penguatannya tidak berlangsung terlalu cepat.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
