kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Tegang lagi, kawasan Teluk sudah memanas sejak bulan Mei


Jumat, 11 Oktober 2019 / 15:40 WIB
ILUSTRASI. Ledakan di kilang minyak Saudi Aramco di Abqaiq, Arab Saudi, 14 September 2019


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

18 Juli - Amerika Serikat mengatakan USS Boxer menghancurkan sebuah pesawat tak berawak Iran di Selat Hormuz setelah mengancam kapal Angkatan Laut AS. Iran membantah telah kehilangan pesawat tanpa awak.

19 Juli - Iran menyita kapal tanker minyak yang dioperasikan Inggris Stena Impero dan Mesdar, yang dirilis setelah menerima peringatan dari otoritas Iran.

15 Agustus - Gibraltar membebaskan Grace 1 yang berganti nama menjadi Adrian Darya 1, setelah menerima jaminan dari Teheran bahwa kapal tidak akan melepaskan minyaknya di Suriah. Pada 8 September, Iran mengatakan telah menurunkan muatannya di suatu tempat di pantai Mediterania. Pada 11 September, Iran mengatakan kapal telah dijual di laut ke perusahaan swasta dan membantah Teheran melanggar jaminan.

Baca Juga: Anggota kerajaan dan elit bisnis Arab Saudi mulai frustasi terhadap Putra Mahkota?

14 September - Kelompok Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak ke pabrik Aramco di Abqaiq dan Khurais. Pabrik-pabrik terletak di jantung industri minyak Arab Saudi, termasuk fasilitas pemrosesan minyak bumi terbesar di dunia.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×