kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45749,52   23,69   3.26%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tencent Video tunda penayangan seri terakhir Game of Thrones, penggemar kecewa


Senin, 20 Mei 2019 / 14:19 WIB
Tencent Video tunda penayangan seri terakhir Game of Thrones, penggemar kecewa

Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Tencent Video China menunda penayangan episode terakhir film Game of Thrones di China. Pengumuman resmi yang diterbitkan oleh situs streaming online pada Senin itu memicu kegemparan di kalangan penggemar serial TV populer di negara itu.

Mengutip Reuters, Senin (20/5) Tencent Video yang memiliki hak siar online di China untuk serial yang sudah diputar lama di HBO, pada awalnya dijadwalkan akan menayangkan episode terakhir Game of Thrones pada Senin pukul 9 pagi waktu Beijing.


tetapi satu jam sebelum siaran yang dijadwalkan, salah satu akun resmi Tencent Video di Weibo, sebuah situs media sosial China mengumumkan bahwa penayangan film ini akan ditunda.

"Para pengguna yang terhormat, dengan sangat menyesal kami informasikan bahwa episode keenam dari season ke delapan Game of Thrones tidak akan tayang pada waktu yang ditentukan karena masalah transfer media," bunyi pengumuman tersebut yang dikutip Reuters. "Kami akan memberitahukan waktu siaran selanjutnya."

Beberapa penonton menyatakan kemarahannya secara online di Tencent Video, dengan menuntut pengembalian uang berlangganan, karena eposide terakhir telah ditayangkan di seluruh dunia.

"Semua pelanggan yang membayar dan kepercayaan mereka dan ini adalah bagaimana Anda membalas mereka," tulis seorang penonton di Weibo. 

Biaya langganan yang dikeluarkan oleh pelanggan adalah sekityar CNY 15 per bulan atau CNY 198 (US$ 28,66) per tahun untuk akses ke beberapa tayangan eksklusif seperti Game of Thrones.

"Apakah ini imbas dari perang dagang AS dan China?" tulis pengguna Weibo lainnya dalam komentar.

Tencent Holdings tidak menanggapi permintaan komentar terkait penundaan siaran oleh platform videonya.



TERBARU

[X]
×