kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.911   0,00   0,00%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Tepat 73 tahun yang lalu, Inggris hadiahkan kemerdekaan pada India


Sabtu, 15 Agustus 2020 / 09:30 WIB


Sumber: History | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Gandhi dan toko nasionalis lainnya menolak janji Inggris tentang pemerintahan mandiri yang akan diberikan setelah perang. Tokoh perdamaian dunia ini mulai mengorganisir kampanye non-kekerasan dengan slogan "Quit India" demi mempercepat kepergian Inggris dari tanah mereka.

Aksi damai Gandhi ini justru ditanggapi otoritas kolonial Inggris dengan memenjarakan Gandhi dan ratusan pengikutnya. 

Tidak lama setelah itu, demonstrasi anti-Inggris besar-besaran mulai terjadi di berbagai wilayah di India. Bahkan pada 1947, Kongres Nasional India enggan menerima pembentukan Pakistan oleh Inggris.

Pada 15 Agustus 1947, UU Kemerdekaan India akhirnya mulai berlaku. Pemberlakuan UU ini sekaligus menandai kemerdekaan India dari kolonialisme Inggris selama 2 abad.

Sayangnya, jalan damai yang diupayakan Gandhi terasa sia-sia karena India dan Pakistan terus berkonflik, bahkan sampai saat ini. Gandhi sendiri harus kehilangan nyawanya setelah dibunuh oleh seorang pemeluk agama Hindu fanatik yang tidak sejalan dengan paham damainya.

Baca Juga: Kacau! Perundingan perbatasan China-India buntu, PM Modi dituntut bersikap kera




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×