kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.955
  • EMAS697.000 -0,71%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Terbelit masalah internal, CEO ANZ Banking Group Ltd mengundurkan diri


Senin, 17 Juni 2019 / 12:30 WIB

Terbelit masalah internal, CEO ANZ Banking Group Ltd mengundurkan diri
ILUSTRASI. ANZ BANK

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - WELLINGTON. Australia and New Zealand (ANZ) Banking Group Ltd menghadapi masalah pasca CEO ANZ, David Hisco mengundurkan diri, Senin (17/6).

Dalam sebuah pernyataan, pengunduran diri Hisco disebutkan sebagai keputusan bersama dan didasarkan pada kondisi kesehatan pria yang sudah malang melintang 30 tahun di dunia perbankan.


Namun dalam pernyataan yang sama, ANZ secara terang-terangan mencurigai hasil transaksi dan pengeluaran sang CEO saat peninjauan internal yang dilakukan perusahaan.

Chairman ANZ sekaligus mantan Perdana Menteri New Zaeland, John Key, blak-blakan berkata Hisco telah menggunakan fasilitas perusahaan untuk kepentingan pribadi serta menagih perusahaan untuk barang tertentu tanpa alasan yang jelas.

Key menyebut nilai yang dipertanyakan mencapai puluhan ribu dollar AS.

"Kepergian Hisco menunjukan bahwa kami tidak ragu mencopot siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran. Kami akan meminta pertanggungjawabannya tidak peduli posisi atau jabatannya dalam perusahaan," ungkap Key sebagaimana dilansir dari Reuters.

Lebih jauh, Hisco belum dikenai kewajiban untuk mengganti estimasi kerugian, namun, lanjut Key, semua sudah tercatat dalam buku perusahaan.

Atas hal ini, Hisco kehilangan hak menerima ekuitas ANZ senilai NZ$ 6,4 juta atau sekitar US$ 4,2 juta. Namun tetap menerima dana pensiun dan kontrak.

"Namun keputusan pengunduran diri bersifat mutual. Posisi Hisco selanjutnya akan digantikan oleh Antonia Watson sebagai CEO," lanjut Key.

Sebagai informasi, kepergian Hisco yang sudah menjabat sejak 2010, menambah daftar masalah ANZ Banking Group Ltd setelah Bank New Zealand mencabut lisensi lokal ANZ untuk menghitung modal risiko operasional karena dianggap teledor.

Bank Sentral New Zealand juga membatasi bank yang mendominasi negeri kiwi tersebut dengan meningkatkan persyaratan permodalan dan mengurangi resiko dalam perencanaan sistem finansial.


Reporter: Amal Ihsan Hadian
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 1.0861 || diagnostic_web = 6.7321

Close [X]
×