kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Terbitkan buku kontroversial, mantan penasehat sebut Trump tak tahu apa-apa


Senin, 22 Juni 2020 / 11:23 WIB
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump waves to reporters in the pouring rain as he departs for travel to Dallas, Texas from the South Lawn at the White House in Washington, U.S., June 11, 2020. REUTERS/Kevin Lamarque 


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Trump tidak mau melakukan pembelajaran sistematis dan tak banyak membaca. Bahkan Bolton bilang pengarahan intelijen seharusnya dilakukan setiap hari untuk 'mendidik' Trump.

Mengenai keamanan nasional, Bolton mengatakan tidak ada kebijakan nyata. Trump tampaknya menganggap hubungan pribadi yang baik dengan Xi Jinping, Vladimir Putin Rusia dan Kim Jong-un setara dengan hubungan baik antara Amerika Serikat dan negara mereka masing-masing.

Baca Juga: China melaporkan 18 kasus virus corona baru, 9 di antaranya di Beijing

“Saya pikir dia tidak cocok untuk berada di posisi ini, tidak berpikir dia memiliki kompetensi untuk melaksanakan pekerjaan," kata Trump.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×