kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Terbukti, eksploitasi mahasiswa asing di Australia dan dilecehkan secara seksual


Jumat, 03 Juli 2020 / 07:14 WIB
ILUSTRASI. bendera australia


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Dana pensiun tak dibayarkan

Eksploitasi lain yang dilakukan terhadap mahasiswa asing di Australia adalah dana pensiun yang tidak dibayarkan oleh para majikan. Hal ini terungkap dalam laporan SBS News, mengenai seorang mahasiswa asal Kolombia bernama Andres Puerto yang kuliah S2 di bidang sistem informasi bisnis.

Ia bekerja di sebuah kafe dan toko buku dan sebagaimana pemegang visa sementara lainnya, dia berhak menarik dana pensiunnya lebih awal. Kepada SBS, Andres mengaku telah kehilangan pekerjaan dan berencana menarik dana pensiunnya.

Ia baru sadar tidak memiliki dana pensiun sama sekali setelah mendapat pemberitahuan dari kantor pajak Australia (ATO). Ternyata majikan Andres tidak pernah menyetorkan dana pensiun yang berjumlah 3.500 dollar Australia (sekitar Rp 34 juta) selama dua tahun bekerja.

Andres mengaku telah menghubungi majikannya secara langsung yang menjanjikan dirinya pembayaran. Entah kapan.

(Editor : Miranti Kencana Wirawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Eksploitasi terhadap Mahasiswa Asing di Australia, dari Pelecehan Seksual sampai Tidak Dibayar Sesuai",




TERBARU

[X]
×