kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Terpukul akibat regulasi China, Alibaba lepas 5% saham di sektor penyiaran China


Jumat, 24 September 2021 / 12:48 WIB
ILUSTRASI. Logo Alibaba Group . REUTERS/Aly Song/File Photo


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Raksasa e-commerce China Alibaba Group Holding Ltd akan melepaskan seluruh sahamnya sebesar 5,01% di perusahaan penyiaran Mango Excellent Media Co Ltd.

Mengutip Reuters, penjualan itu terjadi kurang dari setahun setelah Alibaba berinvestasi pada perusahaan tersebut di Desember tahun lalu. Aksi penjualan tersebut terjadi seiring tindakan keras anti-trust yang dilakukan oleh otoritas China terhadap perusahaan teknologi besar.

Alibaba menjadi salah satu target utama dalam tindakan keras tersebut yang akhirnya menyebabkan perusahaan menghadapi denda senilai  US$ 2,75 miliar karena praktek anti-persaingan.

Saham Mango Excellent Media pun telah turun sekitar 40%. Perusahaan, yang berbasis di provinsi Hunan, China barat, memproduksi konten internet dan televisi.

Baca Juga: Bangun tiga data center di Indonesia, ini strategi Alibaba Cloud

Mango Excellent Media adalah salah satu dari beberapa investasi terkait media yang didanai oleh Alibaba, yang merupakan pemegang saham utama di Weibo Corp, media sosial China yang setara dengan Twitter.

Perusahaan juga sepenuhnya memiliki South China Morning Post, surat kabar berbahasa Inggris terkemuka di Hong Kong.

Selain Weibo, Alibaba memiliki saham di beberapa media online kecil China dan memiliki divisi pembuatan film sendiri, Alibaba Pictures.

Sekadar informasi, harga saham Alibaba juga telah turun hampir setengahnya sejak Oktober lalu, ketika pihak berwenang tiba-tiba menghentikan rencana afiliasi keuangannya, Ant Group, untuk go public.

Selanjutnya: China Perintahkan Perusahaan Internet untuk Tidak Memblokir Tautan Milik Pesaing




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×