kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Tewaskan 50 juta orang, inilah pandemi paling mematikan dalam sejarah


Senin, 16 Maret 2020 / 04:00 WIB
Tewaskan 50 juta orang, inilah pandemi paling mematikan dalam sejarah


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Gejala flu Spanyol

Gejala awal penyakit ini termasuk sakit kepala dan kelelahan, diikuti oleh batuk kering; kehilangan nafsu makan; masalah perut; dan kemudian, pada hari kedua, berkeringat berlebihan.

Selanjutnya, penyakit tersebut dapat memengaruhi organ pernapasan, dan pneumonia dapat berkembang. Humphries menjelaskan bahwa pneumonia, atau komplikasi pernafasan lainnya yang disebabkan oleh flu, sering menjadi penyebab utama kematian. Ini menjelaskan mengapa sulit untuk menentukan jumlah pasti yang dibunuh oleh flu, karena penyebab kematian yang terdaftar seringkali adalah sesuatu selain flu.

Baca Juga: Menkominfo Johnny Plate jalani tes kesehatan corona, ini hasil sementara

Pada musim panas 1918, virus itu dengan cepat menyebar ke negara-negara lain di daratan Eropa. Wina dan Budapest, Hongaria, menderita, dan sebagian Jerman dan Prancis juga terkena dampak yang sama. Banyak anak-anak di sekolah-sekolah Berlin dilaporkan sakit dan absen dari sekolah, dan ketidakhadiran di pabrik persenjataan mengurangi produksi.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×