kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Texas menjadi negara bagian pertama yang tolak pengungsi di bawah perintah Trump


Sabtu, 11 Januari 2020 / 10:51 WIB
Texas menjadi negara bagian pertama yang tolak pengungsi di bawah perintah Trump
Presiden AS Donald Trump berbicara selama pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Jair Bolsonaro di KTT para pemimpin G20 di Osaka, Jepang, 28 Juni 2019.

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  NEW YORK.  Gubernur Texas Greg Abbott pada hari Jumat menjadi gubernur pertama di Amerika Serikat (AS) yang menolak menerima pengungsi di bawah perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump yang mewajibkan yurisdiksi lokal untuk secara aktif memilih ikut program pemukiman kembali federal.

Keputusan itu merupakan pukulan besar bagi program tersebut karena Texas merupakan negara bagian di AS penerima pengungsi terbesar.

Baca Juga: Kapal perang Rusia secara agresif mendekati kapal perusak AS di laut Arab

"Pada saat ini, negara dan organisasi nirlaba memiliki tanggung jawab untuk mendedikasikan sumber daya yang tersedia untuk mereka yang sudah ada di sini, termasuk pengungsi, migran dan tuna wisma," kata Abbott, seorang Republikan, dalam suratnya kepada Departemen Luar Negeri A.S seperti dilansir Reuters, Sabtu (11/1).

"Akibatnya, Texas tidak bisa menyetujui, untuk pemukiman kembali pengungsi tahun fiskal ini," katanya.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump hanya memengaruhi keputusan pemerintah federal tentang di mana harus menempatkan para pengungsi segera setelah mereka tiba.

Itu tidak berlaku untuk pasangan pengungsi atau anak-anak di bawah 21 yang belum menikah yang mengaku bergabung dengan mereka di Amerika Serikat, kata pejabat itu.

Pengungsi yang awalnya menetap di negara bagian A.S. lain selanjutnya dapat pindah ke Texas, tetapi mereka tidak akan memiliki akses ke manfaat pemukiman kembali federal, seperti perumahan, di sana, kata lembaga pemukiman kembali.

Baca Juga: Iran akan umumkan penyebab jatuhnya pesawat Ukraina Sabtu ini

"Ini adalah keputusan yang sangat mengecewakan," kata Krish O'Mara Vignarajah, presiden dan kepala eksekutif lembaga pemukiman kembali Lutheran Immigration and Refugee Service (LIRS). "Secara historis, Texas telah berfungsi sebagai suar harapan bagi para pengungsi dari seluruh dunia."




TERBARU

Close [X]
×