kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.123   36,00   0,20%
  • IDX 5.930   5,55   0,09%
  • KOMPAS100 770   -0,44   -0,06%
  • LQ45 588   -0,86   -0,15%
  • ISSI 204   0,50   0,24%
  • IDX30 333   -0,51   -0,15%
  • IDXHIDIV20 412   -0,78   -0,19%
  • IDX80 88   -0,04   -0,04%
  • IDXV30 112   -0,21   -0,18%
  • IDXQ30 107   -0,23   -0,22%

Thailand akan Melarang Impor Jagung dari Negara Tetangganya Terkait Isu Polusi


Rabu, 20 Maret 2024 / 17:19 WIB
ILUSTRASI. Jagung impor


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - ​BANGKOK. Thailand berencana melarang impor jagung dari negara tetangga yang terkait isu pembakaran lahan pertanian yang menyebabkan polusi udara.

Larangan tersebut tidak akan melanggar komitmen Thailand terhadap Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), kata juru bicara pemerintah Chai Wacharonke pada Rabu (20/3).

Baca Juga: Indonesia Jadi Negara dengan Ekonomi Terbesar di Asia Tenggara Pada 2023

Seraya menambahkan bahwa larangan tersebut akan mulai berlaku setelah pemerintah mengesahkan Undang-Undang Udara Bersih.

Anggota parlemen Thailand sedang memperdebatkan undang-undang udara bersih, yang akan mengatur aktivitas yang menimbulkan polusi termasuk pabrik, bisnis, pertanian, dan transportasi.

Rencana Thailand untuk melarang impor jagung terkait polusi terjadi ketika provinsi utara, yang berbatasan dengan Myanmar dan Laos, mengalami kualitas udara yang mencapai tingkat berbahaya dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Kunjungi Kampung Halamannya

Chiang Mai menduduki peringkat kota paling tercemar di dunia minggu lalu oleh situs pelacakan kualitas udara Swiss, IQAir.

Awal tahun ini, pejabat pemerintah di ibu kota Bangkok bekerja dari rumah untuk mengurangi tingkat polusi.

Polusi udara disebabkan oleh kombinasi pembakaran tanaman, polusi industri, dan lalu lintas padat, yang menyebabkan kabut asap tebal menutupi kota-kota.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×