Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Pemerintah Thailand tengah mempertimbangkan untuk menurunkan pajak minyak sebagai langkah meredam dampak lonjakan harga energi.
Seorang pejabat senior Kementerian Keuangan Thailand menyampaikan, kebijakan penurunan pajak cukai minyak (oil excise tax) berpotensi dilakukan untuk menekan harga jual bahan bakar di tingkat konsumen.
Baca Juga: Perkuat Status Pusat Keuangan, Hong Kong Rancang Insentif Pajak untuk Manajer Aset
“Penurunan pajak minyak akan membantu menurunkan harga ritel,” ujar pejabat Kementerian Keuangan, Lavaron Sangsnit, dalam konferensi pers, Kamis (26/3/2026).
Di sisi lain, pemerintah Thailand juga menyiapkan langkah dukungan bagi sektor pertanian yang terdampak kenaikan biaya produksi, khususnya harga pupuk.
Menteri Perdagangan Suphajee Suthumpun menyatakan bantuan akan diberikan guna menjaga daya tahan petani di tengah tekanan biaya.
Sementara itu, Menteri Keuangan Ekniti Nitithanprapas mengungkapkan bahwa opsi penambahan utang untuk mendukung dana subsidi minyak baru dapat dilakukan setelah pemerintahan baru terbentuk.
Baca Juga: Sekjen PBB: Perang Timur Tengah Out of Control! Selat Hormuz Tercekik, Krisis Terbuka
Langkah ini mencerminkan upaya pemerintah Thailand dalam menjaga stabilitas harga energi domestik di tengah tekanan global, sekaligus melindungi daya beli masyarakat dan sektor produktif seperti pertanian.













