kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

The Fed diminta longgarkan main street landing program


Minggu, 19 April 2020 / 17:48 WIB
The Fed diminta longgarkan main street landing program
ILUSTRASI. Flags fly over the Federal Reserve Headquarters on a windy day in Washington, U.S., May 26, 2017.


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Noverius Laoli

Sedangkan ABA bilang nilai minimum pinjaman mestinya ditetapkan US$ 50.000.

Selain soal nilai pinjaman minimum, mereka juga menyoroti soal tingkat suku bunga yang akan diberlakukan. The Fed sebelumnya menyatakan bank pemberi pinjaman mesti mengacu kepada tingkat suku bunga Secured Overnight Financing Rate (SOFR), acuan baru yang akan diproyeksikan menggantikan London Interbase Offered Rate (Libor) tahun depan.

Baca Juga: Harga emas diproyeksikan tetap bullish meski rawan koreksi

Sayangnya, para bankir masih ingin menggunakan Libor sebagai acuan, mengingat SOFR belum banyak digunakan.

ICBA juga mengatakan syarat bagi bank untuk mempertahankan suku bunga 5% juga menyulitkan aspek kehati-hatian bank, terlebih terkait penjaminan pinjaman. Alhasil perhitungan akuntansi dan pemberian pinjaman juga bakal terkendala.

Sejumlah tanggapan lainnya misalnya terkait tenor pinjaman yang diizinkan, dan nilai maksimum pinjaman. Bank juga meinta agar mereka dapat memiliki keleluasaan untuk mengatus distribusi modal yang dibebankan pada peminjam sebagai syarat pinjaman.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×