Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. The Federal Reserve (The Fed) mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan tingkat modal baru untuk bank-bank terbesar di negara itu setelah uji ketahanan (stress test) pada bulan Juni, meskipun menambahkan bahwa Morgan Stanley sedang mengupayakan pertimbangan ulang atas tingkat modal yang akan datang.
Mengutip Reuters, Sabtu (30/8/2025), bank sentral menambahkan bahwa persyaratan modal baru, yang berlaku efektif pada 1 Oktober, akan diperbarui jika The Fed mengadopsi proposal untuk merata-ratakan hasil uji ketahanan selama dua tahun.
Dalam uji ketahanan tahunan keuangan bank-bank besar, The Fed mengkaji bagaimana kinerja bank-bank dalam kondisi hipotetis penurunan ekonomi, dan menetapkan penyangga modal mereka sesuai dengan seberapa parah kerugian yang akan mereka alami.
Baca Juga: Konsumsi AS Solid Juli, Sinyal Kuat Jelang Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Morgan Stanley meminta peninjauan ulang atas hasilnya, dan The Fed akan mengumumkan keputusannya pada akhir September.
Dalam sebuah pernyataan, Morgan Stanley menyatakan bahwa mereka telah mengupayakan penyesuaian penurunan penyangga modal dan berkomunikasi secara aktif dengan The Fed terkait hal ini.
Baik The Fed maupun bank tidak mengungkapkan detail mengenai potensi penyangga bank tersebut, tetapi pada tahun 2024 Morgan Stanley diberi penyangga sebesar 6%, yang merupakan salah satu yang tertinggi di antara bank-bank yang diuji.
Pada tahun 2024, Goldman Sachs berhasil mengajukan banding atas penyangganya, menurunkannya dari 6,4% menjadi 6,2%.