CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Tidak takut gagal lagi, Iran bakal meluncurkan satelit


Senin, 03 Februari 2020 / 22:06 WIB
ILUSTRASI. Gambar Mayor Jenderal Qassem Soleimani, Kepala Pasukan Quds Iran, yang terbunuh dalam serangan udara di Bandara Baghdad, terlihat di depan gedung bekas Kedutaan Besar Amerika Serikat di Teheran, Iran, 21 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Tapi, Teheran menyangkal, aktivitas satelit adalah kedok untuk pengembangan rudal dan mengatakan, tidak pernah mengejar pengembangan senjata nuklir.

Pemerintahan Donald Trump memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran setelah Washington pada 2018 menarik diri dari perjanjian internasional yang dirancang untuk mengekang program nuklir Iran.

Baca Juga: Tiga roket menghantam kedutaan besar AS di Baghdad

Trump menyatakan, kesepakatan nuklir tidak cukup jauh dan tidak termasuk pembatasan pada program rudal Teheran.

Ketegangan antara Teheran dan Washington mencapai tingkat tertinggi dalam beberapa dekade setelah komandan militer Iran Qassem Soleimani tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS pada 3 Januari. 

Pembunuhan Mayor Jenderal Soleimani mendorong Iran untuk membalas dengan serangan rudal terhadap markas pasukan AS di Irak.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×