kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Tingkat kemanjuran vaksin corona Sputnik V buatan Rusia naik menjadi 96%


Jumat, 11 Desember 2020 / 06:20 WIB
ILUSTRASI. Seorang perawat memperlihatkan sebuah kotak vaksin Rusia 'Sputnik-V' untuk penyakit virus korona (COVID-19) yang disiapkan untuk suntikan dalam tahap uji coba pasca-pendaftaran di sebuah klinik di Moskow, Rusia, Kamis (17/9/2020).


Sumber: TASS | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Sputnik V akhirnya lolos uji klinis pada bulan Juni-Juli, sebelum akhirnya uji coba pasca-pendaftaran Sputnik V dimulai di Moskow pada 7 September. Vaksin corona ini pertama kali disuntikkan ke sukarelawan pada 9 September lalu.

Dikutip dari Reuters, harga vaksin corona Sputnik V di pasar internasional tidak sampai US$ 20 per orang atau di bawah Rp 284.000 untuk dua dosis. 

Pemberian vaksin Sputnik per orang sebanyak dua kali suntikan. Jadi, per dosis vaksin, harganya kurang dari US$ 10, menurut akun Twitter resmi Sputnik V, Selasa (24/11).

Harga vaksin Sputnik V jauh lebih murah dari vaksin Pfizer-BioNTech US$ 18 per dosis. Tetapi, lebih mahal dibanding vaksin AstraZeneca yang akan dijual di Eropa dengan harga hanya US$ 3 per dosis.

Selanjutnya: Peringatan WHO: Adanya vaksin tidak berarti bebas dari Covid-19




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×