kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Tolak merdeka, Skotlandia tetap bersama Inggris


Jumat, 19 September 2014 / 12:58 WIB
Tolak merdeka, Skotlandia tetap bersama Inggris
ILUSTRASI. Obat anti parasit Ivermectin produksi Indofarma (INAF). Kinerja Diproyeksi Membaik di 2023, Berikut Rekomendasi Saham Emiten Farmasi.


Sumber: The Guardian | Editor: Sanny Cicilia

EDINBURGH. Skotlandia tetap bersama dengan Inggris, memperpanjang kebersamaan mereka yang sudah terjalin 307 tahun. Hasil referendum menunjukkan mayoritas warga Skotlandia enggan berpisah dari Inggris. 

Kemenangan tim Better Together terlihat setelah 30 dari 32 otoritas lokal Skotlandia mengumumkan hasil penghitungan. Ini sudah termasuk empat kota terbesar Skotlandia. 

Dari hasil penghitungan sementara, diperkirakan, 55% peserta referendum memilih "No" berpisah dengan Inggris. Empat kawasan yang memenangkan "Yes" berpisah dari Inggris tidak bisa mendongkrak suara warga yang pro-kemerdekaan. 

Kampanye "Yes" sukses dicapai oleh kota terbesar Glasgow dengan suara 53%, West Durbantonshire 54%, Dundee 57%, dan North Lanarkshire sebesar 51%. 

Alex Salmond, yang memimpin kampanye pro-kemerdekaan telah menyatakan kekalahannya. Dia bilang, menerima bahwa Skotlandia belum berada di tahap untuk menentukan kemerdekaan. 

"Skotlandia akan menerima ini dan akan bekerja untuk membangun Skotlandia dan Inggris," kata Salmond, dikutip The Guardian

Perdana Menteri Inggris David Cameron lewat akun resmi Twitter miliknya mengatakan, telah memberi selamat pada tombak pimpinan kampanye Better Together, Alistair Darling. "Saya sudah berbicara dengan Alistair Darling - dan memberi selamat atas usaha keras kampanyenya," tweet Cameron. Ratu Inggris juga akan memberi pernyataan atas referendum ini pada Jumat siang waktu setempat.




TERBARU

[X]
×