kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45825,93   2,88   0.35%
  • EMAS948.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.61%
  • RD.CAMPURAN -0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Toreh sejarah, suku bunga deposito Eropa negatif!


Kamis, 05 Juni 2014 / 20:30 WIB
Toreh sejarah, suku bunga deposito Eropa negatif!

Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

FRANKFURT. Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk memangkas tingkat suku bunga deposito di bawah nol. Hal itu diumumkan oleh Presiden ECB Mario Draghi pada hari ini (5/6).

Berdasarkan keterangan resmi ECB, bank sentral Eropa menurunkan tingkat suku bunga deposito menjadi minus 0,10% dari sebelumnya nol. Kebijakan ini menjadi kebijakan institusi dunia pertama di mana bank sentral utama global menerapkan suku bunga deposito negatif.  

Selain itu, ECB juga memangkas tingkat suku bunga acuan menjadi 0,15% dari sebelumnya 0,25%.

Sejumlah analis menilai, keputusan yang diambil ECB dipicu oleh pertumbuhan ekonomi Eropa yang stagnan. Kondisi ini diperparah dengan tingkat inflasi Benua Biru itu yang terbilang rendah. Saat ini, tingkat inflasi Eropa masih berada di bawah target inflasi ECB untuk delapan bulan berturut-turut.

Itu sebabnya, ECB melonggarkan kebijakan moneter, seperti menurunkan tingkat suku bunga, dengan tujuan meningkatkan daya beli konsumen. Rencananya, Draghi akan menggelar konferensi pers pada pukul 14.30 waktu Frankfurt untuk mengumumkan kebijakan lanjutan terkait prospek deflasi di Eropa.

"Kemungkinan adanya kebijakan lanjutan yang akan diumumkan Draghi pada hari ini memicu prediksi bahwa ECB akan melepas senjata terbesar untuk pasar finansial pada konferensi pers nanti. Ada sinyal bahwa ECB akan menggelontorkan quantitative easing," jelas Philip Shaw, chief economist Investec Securities Ltd di London.

Euro langsung keok

Adanya sinyal QE tentu saja berdampak pada pergerakan mata uang euro. Pasca pengumuman kebijakan suku bunga, euro melemah hingga ke level terendah dalam empat bulan terakhir. Pada pukul 14.03 waktu Frankfurt, euro melemah 0,2% menjadi US$ 1,3567. Ini merupakan level terlemah sejak 5 Februari lalu.

Spekulasi mengenai langkah kebijakan yang akan diambil ECB sudah menekan euro sebesar 1,7% versus dollar AS sejak pertemuan yang berlangsung pada 8 Mei lalu.




TERBARU

[X]
×