kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.938   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Tren suku bunga rendah, Moody's pangkas outlook bank investasi global


Rabu, 28 Agustus 2019 / 09:06 WIB
ILUSTRASI. Moodys Investors Service


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Tensi geopolitik

Hasil riset juga menunjukkan, perlambatan pertumbuhan ekonomi serta tingginya tingkat utang perusahaan dapat memicu tingginya beban yang harus ditanggung bank investasi. Meskipun kebijakan yang akomodatif dari bank sentral dapat menyokong kondisi finansial, risiko perlambatan yang tajam semakin tinggi, khususnya jika perang dagang dan tensi politik kian memanas. 

Menurut Moody's, saat ini investor juga tengah fokus pada jauhnya spread antara yield surat utang AS bertenor 10 tahun dan dua tahun, yang kurvanya terbalik dalam beberapa pekan terakhir. Banyak pihak yang menilai, kondisi tersebut merupakan indikasi terjadinya resesi. Dan, kata Moody's, ini juga risiko lain bagi bank.

Baca Juga: Kecemasan meningkat, Trump mengalah dan tunda menaikkan tarif China

"Ini mendorong kecemasan karena resesi yang terjadi pada 1980, 1982, 1990, 2000, dan 2007 semuanya dimulai dari berbaliknya kurva yield," jelas Russ Mould, investment director AJ Bell. 

Dia menambahkan, prospek terjadinya resesi membuat cemas investor yang terekspos aset-aset berisiko, seperti saham dan komoditas. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×