kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.140   53,00   0,29%
  • IDX 5.951   26,56   0,45%
  • KOMPAS100 773   1,68   0,22%
  • LQ45 590   0,81   0,14%
  • ISSI 205   1,74   0,85%
  • IDX30 334   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 413   -0,18   -0,04%
  • IDX80 88   0,24   0,28%
  • IDXV30 112   0,09   0,08%
  • IDXQ30 107   -0,12   -0,11%

Trudeau: Kanada akan Terlibat Perang Dagang dengan AS dalam Waktu Lama


Kamis, 06 Maret 2025 / 23:14 WIB
ILUSTRASI. Canadian Prime Minister Justin Trudeau (R) is greeted by U.S. President Donald Trump prior to holdiing talks at the White House in Washington, U.S., February 13, 2017. REUTERS/Carlos Barria


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - OTTAWA. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa negaranya akan terus berada dalam perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) untuk waktu yang tidak dapat ditentukan.

Baca Juga: Trump Bebaskan Beberapa Produsen Mobil dari Tarif Kanada dan Meksiko Selama Sebulan

Sehari setelah melakukan panggilan telepon yang disebutnya "berwarna" dengan Presiden AS Donald Trump.

Trudeau menegaskan bahwa Kanada akan terus bernegosiasi dengan pejabat tinggi pemerintahan Trump terkait kebijakan tarif yang diberlakukan, dengan tujuan mencabut pembatasan perdagangan tersebut.

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa kita akan tetap berada dalam perang dagang yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dalam waktu yang cukup lama," ujar Trudeau kepada wartawan di Ottawa, Kamis (6/3).

Baca Juga: CEO Jack Daniels: Penarikan Alkohol dari Toko di Kanada Lebih Buruk daripada Tarif

Sebagai respons terhadap kebijakan tarif AS, Kanada langsung memberlakukan tarif 25% terhadap impor dari AS senilai C$30 miliar.

Trudeau menegaskan bahwa tindakan balasan ini akan tetap berlaku hingga pemerintahan Trump mengakhiri kebijakan perdagangannya terhadap Kanada.




TERBARU

[X]
×