kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Trump akan membuat keputusan terbesar yang pernah dia buat, apa?


Sabtu, 11 April 2020 / 06:25 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump mendengarkan pertanyaan selama briefing harian tentang perkembangan virus corona di Gedung Putih di Washington, AS, 2 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut Trump, rata-rata jumlah kasus baru dan angka kematian akibat virus corona di negeri uak Sam akan lebih rendah dari proyeksi awal yang menyebutkan lebih dari 100.000.

Dia mengatakan akan mengumumkan anggota dewan penasehat baru pada Selasa (14/4) depan. Beberapa gubernur negara bagian akan ia tunjuk sebagai anggota dewan penasehatnya.

Trump mengklaim, langkah sosial yang menjauhkan dan tindakan tinggal di rumah yang dia ambil untuk memerangi virus corona menunjukkan tanda-tanda keberhasilan. Situasi di titik-titik panas, seperti New Orleans, Louisiana, dan Detroit, Michigan, mulai stabil.

Baca Juga: Dicari, ratusan sukarelawan uji coba tahap 2 vaksin corona oleh perusahaan China

Kematian di AS akibat virus corona mencapai 18.100 orang pada Jumat (10/4), menurut penghitungan Reuters.

Namun, para pejabat AS memperingatkan, masih terlalu dini untuk melonggarkan pembatasan, dan mengatakan, warga tidak boleh berkumpul di gereja untuk mengadakan ibadat atau misa Minggu Paskah.

"Kami tahu ini sulit pada tahun ini, khususnya untuk menghindari pertemuan lebih dari 10 orang. Tetapi, kami bersyukur, begitu banyak gereja, sinagoge, dan tempat-tempat ibadah telah melakukan hal itu," kata Wakil Presiden Mike Pence yang mendesak para jemaat dan umat untuk terus memperhatikan pedoman jarak sosial.




TERBARU

[X]
×