kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45784,56   -4,98   -0.63%
  • EMAS937.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.23%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Trump akan persulit warga negara asing yang datang untuk melahirkan di AS


Jumat, 24 Januari 2020 / 11:45 WIB
Trump akan persulit warga negara asing yang datang untuk melahirkan di AS
ILUSTRASI. Pemerintahan Trump akan persulit warga negara asing yang datang untuk melahirkan di AS

Sumber: CNN | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintahan Trump akan menerapkan kebijakan baru pada hari Jumat waktu setempat yakni mempersulit warga negara asing bepergian untuk melahirkan di tanah AS sehingga anak-anak mereka menjadi warga negara Amerika.

Praktik yang dilakukan tersebut dikenal sebagai "wisata kelahiran".  Aturan baru akan berlaku 24 Januari. Kebijakan itu telah dikirim Departemen Luar Negeri AS ke kedutaan besar di seluruh dunia.

Baca Juga: Sidang pemakzulan Presiden AS: Toreh rekor, Trump menulis tweet setiap 88 detik

Gedung Putih mengumumkan pada hari Kamis bahwa Departemen Luar Negeri tidak akan lagi mengeluarkan visa kunjungan sementara (B-1 / B-2) untuk "wisata kelahiran".

Pengunjung ke AS akan ditolak visa sementara jika ditemukan bahwa tujuan utama perjalanan adalah untuk memperoleh kewarganegaraan AS untuk seorang anak dengan melahirkan di Amerika Serikat.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan, aturan itu tidak berlaku untuk 39 negara yang sebagian besar berada di Eropa karena bagian dari Program Pengabaian Visa.

Baca Juga: Trump: Akan ada lebih banyak negara yang masuk daftar larangan perjalanan

CNN melaporkan awal minggu ini bahwa kebijakan ini diharapkan akan segera diumumkan. Seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan kepada CNN bahwa perubahan aturan dimaksudkan untuk mengatasi risiko keamanan dan penegakan hukum nasional.

Aturan ini khusus untuk visa "B non-imigran", yang diperoleh untuk pengunjung sementara untuk bisnis atau pariwisata.



TERBARU

[X]
×