kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Trump Berencana Kenakan Tarif 25% pada Mobil untuk Mengubah Kebijakan Perdagangan AS


Rabu, 19 Februari 2025 / 05:52 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Selasa (18/2) bahwa tarif impor mobil akan berkisar di angka 25%.. REUTERS/Kevin Lamarque 


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - PALM BEACH, Florida. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Selasa (18/2)  bahwa tarif impor mobil akan berkisar di angka 25%.

Ia akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal ini pada 2 April.

Pada Jumat sebelumnya, Trump menyatakan bahwa tarif atas mobil akan mulai berlaku pada 2 April, sehari setelah anggota kabinetnya menyerahkan laporan berisi opsi berbagai tarif impor sebagai bagian dari upayanya untuk mengubah perdagangan global.

Baca Juga: Pasar Asia Bersiap Sambut Keputusan Suku Bunga dan Harga Rumah China Hari Ini (19/2)

Trump telah lama menyoroti apa yang ia anggap sebagai perlakuan tidak adil terhadap ekspor otomotif AS di pasar luar negeri.

Sebagai contoh, Uni Eropa mengenakan tarif 10% pada impor kendaraan, empat kali lipat dari tarif 2,5% yang dikenakan AS pada mobil penumpang.

Namun, AS menerapkan tarif 25% pada impor truk pickup yang sangat menguntungkan.

Baca Juga: Harga Emas Spot Naik Lebih 1% Selasa (18/2), Dipicu Ketidakpastian Tarif Trump

Pada Selasa, Trump juga menyatakan bahwa tarif sektoral pada farmasi dan chip semikonduktor kemungkinan juga akan dimulai pada 25% di bulan April, dengan beberapa di antaranya meningkat lebih lanjut dalam setahun ke depan.

Sejak menjabat, Trump telah memberlakukan tarif 10% pada semua impor dari China, di atas tarif yang sudah ada sebelumnya.

Ia juga mengumumkan, lalu menunda selama satu bulan, tarif 25% pada barang dari Meksiko dan impor non-energi dari Kanada.

Baca Juga: Wall Street Menghijau Selasa (18/2), S&P 500 Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

Ia juga menetapkan tanggal 12 Maret sebagai awal pemberlakuan tarif 25% pada semua impor baja dan aluminium.

Pekan lalu, ia menginstruksikan tim ekonominya untuk menyusun rencana tarif timbal balik terhadap setiap negara yang mengenakan pajak atas impor AS.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×