kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.060   -12,00   -0,07%
  • IDX 5.692   -147,63   -2,53%
  • KOMPAS100 754   -18,04   -2,34%
  • LQ45 567   -14,29   -2,46%
  • ISSI 199   -4,04   -1,99%
  • IDX30 321   -7,87   -2,39%
  • IDXHIDIV20 396   -10,45   -2,57%
  • IDX80 85   -1,87   -2,15%
  • IDXV30 108   -3,45   -3,10%
  • IDXQ30 104   -2,46   -2,31%

Trump: Ini akan jadi dua minggu yang sangat, sangat menyakitkan


Rabu, 01 April 2020 / 16:52 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump mendengarkan sambil berdiri di depan sebuah bagan berlabel "Goals of Community Mitigation" yang menunjukkan proyeksi kematian di Amerika Serikat akibat virus coronabaru sebanyak 1,5 juta-2,2 juta tanpa intervensi apa pun dan proye


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Donald Trump memperingatkan tentang dua minggu yang "sangat menyakitkan" ketika Amerika Serikat (AS) bergulat dengan gelombang virus corona baru yang Gedung Putih ramalkan bisa membunuh 240.000 orang AS.

"Ini akan menjadi dua minggu yang sangat menyakitkan, sangat, sangat menyakitkan," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Selasa (31/3), seperti dikutip Channelnewsasia.com. Trump menggambarkan pandemi sebagai "wabah".

"Saya ingin setiap orang Amerika bersiap untuk hari-hari sulit yang terbentang di depan," ujar dia.

Baca Juga: Kasus corona melonjak, Central Park New York jadi rumahsakit lapangan

Para ahli kesehatan terkemuka mengatakan, keputusan untuk menjaga jarak sosial yang ketat adalah satu-satunya cara untuk menghentikan penularan virus corona. Bahkan, jika itu menyebabkan gangguan besar terhadap perekonomian dengan tiga perempat orang AS di bawah semacam penguncian.

"Tidak ada vaksin atau terapi ajaib. Itu hanya perilaku, masing-masing perilaku kita terjemahkan menjadi sesuatu yang mengubah perjalanan pandemi virus ini selama 30 hari ke depan," sebut Deborah Birx, Koordinator Respons Virus Corona.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×