kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Trump setop bantuan, China desak AS untuk kembali menyumbang buat WHO


Rabu, 15 April 2020 / 16:40 WIB
ILUSTRASI. Logo di luar Gedung Organisasi Kesehatan Dunia WHO saat dewan eksekutif menggelar pertemuan membahas wabah virus corona di Jenewa, Swiss, 6 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut Trump, WHO telah memberikan "disinformasi" tentang virus corona di China yang kemungkinan mengarah pada penyebaran yang lebih luas dari yang seharusnya terjadi.

Keputusan itu langsung menuai kecaman. Presiden Asosiasi Medis AS Dr. Patrice Harris menyebut hal itu sebagai langkah berbahaya ke arah yang salah, yang tidak akan membuat upaya untuk mengalahkan Covid-19 menjadi lebih mudah.

Dia mendesak Trump untuk mempertimbangkan kembali rencananya tersebut.

Baca Juga: Sukses mengendalikan corona tanpa lockdown, ini strategi Korea Selatan

Angota partemen dari Partai Demokrat Nita Lowey, yang mengepalai Komite DPR AS dan menetapkan pengeluaran pemerintah, mengatakan, Trump telah melakukan kesalahan.

"Virus corona tidak bisa dikalahkan di sini, di Amerika Serikat, itu harus dikalahkan di setiap lokasi yang mungkin di seluruh dunia," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×