kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Trump setop bantuan, China desak AS untuk kembali menyumbang buat WHO


Rabu, 15 April 2020 / 16:40 WIB
ILUSTRASI. Logo di luar Gedung Organisasi Kesehatan Dunia WHO saat dewan eksekutif menggelar pertemuan membahas wabah virus corona di Jenewa, Swiss, 6 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut Trump, WHO telah memberikan "disinformasi" tentang virus corona di China yang kemungkinan mengarah pada penyebaran yang lebih luas dari yang seharusnya terjadi.

Keputusan itu langsung menuai kecaman. Presiden Asosiasi Medis AS Dr. Patrice Harris menyebut hal itu sebagai langkah berbahaya ke arah yang salah, yang tidak akan membuat upaya untuk mengalahkan Covid-19 menjadi lebih mudah.

Dia mendesak Trump untuk mempertimbangkan kembali rencananya tersebut.

Baca Juga: Sukses mengendalikan corona tanpa lockdown, ini strategi Korea Selatan

Angota partemen dari Partai Demokrat Nita Lowey, yang mengepalai Komite DPR AS dan menetapkan pengeluaran pemerintah, mengatakan, Trump telah melakukan kesalahan.

"Virus corona tidak bisa dikalahkan di sini, di Amerika Serikat, itu harus dikalahkan di setiap lokasi yang mungkin di seluruh dunia," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×