kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Turki mendapat restu untuk mengambil alih peran AS di Afghanistan


Jumat, 18 Juni 2021 / 09:49 WIB
ILUSTRASI. Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di sela-sela KTT NATO di Brussels, Belgia 14 Juni 2021. 


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

Meskipun telah bertemu pekan ini, kedua pemimpin nampaknya masih belum bisa menyelesaikan masalah terkait pembelian senjata tersebut. 

Kedua pemimpin terdengar optimis setelah pertemuan mereka, meskipun mereka tidak mengumumkan kemajuan nyata apa yang mereka buat.

“Mereka mendiskusikannya. Tidak ada penyelesaian masalah. Ada komitmen untuk melanjutkan dialog tentang S-400 dan kedua tim akan menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut," lapor Sullivan.

Masalah pembelian senjata S-400 ini juga memaksa AS mencoret Turki dari kesepakatan pembelian jet tempur F-35 serta menjatuhkan sejumlah sanksi.

Pernyataan Biden yang mengakui pembantaian orang-orang Armenia tahun 1915 oleh Kekaisaran Ottoman sebagai genosida juga sempat membuat marah Erdogan.

Selanjutnya: Taliban minta Turki mematuhi perjanjian menarik pasukan dari Afghanistan




TERBARU

[X]
×