kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Turki Mengaku Tak Bisa Hentikan Kapal Perang Rusia Mengakses Laut Hitam


Jumat, 25 Februari 2022 / 19:07 WIB
ILUSTRASI. Kapal pendarat besar Angkatan Laut Rusia Korolev berlayar di Dardanelles, dalam perjalanannya ke Laut Hitam, di Canakkale, Turki 8 Februari 2022. REUTERS/Yoruk Isik


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Duta Besar Ukraina untuk Turki, Vasyl Bodnar, mengatakan pada hari Jumat bahwa Kyiv mengharapkan "tanggapan positif" dari Ankara atas permintaannya.

Cavusoglu juga menegaskan kembali penentangan Ankara untuk menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia, sikap yang telah membedakan Turki dari sebagian besar sekutu NATO-nya yang telah mengumumkan tindakan tersebut.

Baca Juga: Cek Fakta! Bagaimana Bentuk Angkatan Bersenjata Ukraina Melawan Rusia?

Turki telah membina hubungan baik dengan Rusia dan Ukraina. Dikatakan serangan Rusia tidak dapat diterima dan mendukung integritas teritorial Ukraina tetapi telah menghindari penggunaan kata-kata seperti "invasi" untuk menggambarkan apa yang terjadi.

Ankara telah menjalin kerja sama dengan Moskow pada pertahanan dan energi tetapi juga telah menjual drone ke Ukraina dan menandatangani kesepakatan untuk memproduksi lebih banyak. Ia juga menentang kebijakan Rusia di Suriah dan Libya, serta aneksasi Krimea pada tahun 2014.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×