kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.862   19,00   0,11%
  • IDX 8.218   -47,07   -0,57%
  • KOMPAS100 1.160   -8,41   -0,72%
  • LQ45 831   -8,35   -0,99%
  • ISSI 295   -1,03   -0,35%
  • IDX30 433   -2,94   -0,67%
  • IDXHIDIV20 517   -3,76   -0,72%
  • IDX80 130   -1,02   -0,78%
  • IDXV30 143   -0,17   -0,12%
  • IDXQ30 140   -1,45   -1,03%

Turki Mengaku Tak Bisa Hentikan Kapal Perang Rusia Mengakses Laut Hitam


Jumat, 25 Februari 2022 / 19:07 WIB
Turki Mengaku Tak Bisa Hentikan Kapal Perang Rusia Mengakses Laut Hitam
ILUSTRASI. Kapal pendarat besar Angkatan Laut Rusia Korolev berlayar di Dardanelles, dalam perjalanannya ke Laut Hitam, di Canakkale, Turki 8 Februari 2022. REUTERS/Yoruk Isik


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Duta Besar Ukraina untuk Turki, Vasyl Bodnar, mengatakan pada hari Jumat bahwa Kyiv mengharapkan "tanggapan positif" dari Ankara atas permintaannya.

Cavusoglu juga menegaskan kembali penentangan Ankara untuk menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia, sikap yang telah membedakan Turki dari sebagian besar sekutu NATO-nya yang telah mengumumkan tindakan tersebut.

Baca Juga: Cek Fakta! Bagaimana Bentuk Angkatan Bersenjata Ukraina Melawan Rusia?

Turki telah membina hubungan baik dengan Rusia dan Ukraina. Dikatakan serangan Rusia tidak dapat diterima dan mendukung integritas teritorial Ukraina tetapi telah menghindari penggunaan kata-kata seperti "invasi" untuk menggambarkan apa yang terjadi.

Ankara telah menjalin kerja sama dengan Moskow pada pertahanan dan energi tetapi juga telah menjual drone ke Ukraina dan menandatangani kesepakatan untuk memproduksi lebih banyak. Ia juga menentang kebijakan Rusia di Suriah dan Libya, serta aneksasi Krimea pada tahun 2014.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×