kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Tutup Buku, Ekspor Senjata AS di Tahun 2021 Turun 21%


Kamis, 23 Desember 2021 / 14:32 WIB
ILUSTRASI. Personel Angkatan Laut AS bersiap untuk meluncurkan jet tempur F18 di dek USS Carl selama FONOPS (Freedom of Navigation Operation Patrol) di Laut China Selatan, 3 Maret 2017. REUTERS/Erik De Castro.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pada tahun fiskal 2021, penjualan langsung oleh perusahaan turun 17% menjadi US$ 103 miliar. Di periode yang sama, penjualan yang melalui pemerintah juga mengalami penurunan sebesar 31% menjadi hanya US$ 34,8 miliar.

Di 2020, terdapat sejumlah kesepakatan besar, salah satunya adalah penjualan 63 jet tempur F-35 ke Jepang yang nilainya mencapai US$ 23 miliar.

Di akhir Pemerintahan Trump, AS juga menerima banyak pesanan untuk peluru kendali dan jet tempur model lainnya.

Pemerintahan Trump pada 2018 sempat meluncurkan program "Buy America" yang melonggarkan pembatasan penjualan militer.

Saat itu, pejabat AS juga didorong untuk mengambil peran yang lebih besar dalam meningkatkan bisnis di luar negeri untuk industri militer AS.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×