Uji Coba Berhasil, Israel Segera Miliki Sistem Pertahanan Rudal Berbasis Laser

Jumat, 15 April 2022 | 13:24 WIB Sumber: AP
Uji Coba Berhasil, Israel Segera Miliki Sistem Pertahanan Rudal Berbasis Laser

ILUSTRASI. Sistem pertahanan udara Iron Dome Israel


KONTAN.CO.ID - TEL AVIV. Israel pada hari Kamis (14/4) telah berhasil melakukan uji coba sistem pertahanan rudal terbaru yang memanfaatkan laser. Sistem ini telah mampu mencegat mortir, roket, dan rudal anti-tank dalam uji coba.

Sistem laser buatan Israel ini akan disebut sebagai  "Iron Beam", dan dirancang untuk melengkapi sistem pertahanan udara Iron Dome yang menjadi sistem pencegat roket termahal di dunia.

Keberhasilan uji coba Iron Beam turut disaksikan oleh Perdana Menteri Israel Naftali Bennett. Ia menyebut bahwa harga Iron Beam hanya sekitar US$3,50.

Baca Juga: Bisa Jangkau Israel, Iran Luncurkan Rudal Baru Buatan Dalam Negeri

"Ini mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah. Tapi ini nyata. Iron Beam tidak bersuara, tidak terlihat dan harganya hanya sekitar $3,50," kata Bennett, seperti dikutip Associated Press (AP).

Melalui video yang dirilis Kementerian Pertahanan Israel, Iron Beam terlihat menunjukkan sinar laser yang mengenai target dan menghancurkannya menjadi potongan-potongan kecil. Target yang ditampilkan dalam uji coba terbaru berupa roket, mortir, dan kendaraan udara tak berawak.

Israel berharap Iron Beam dapat digunakan di darat, di udara, dan di laut. Tujuan utama Israel saat ini adalah menyebarkan sistem laser di sekitar perbatasannya selama dekade berikutnya.

Baca Juga: Parlemen AS sepakat kucurkan dana US$1 miliar untuk mengisi ulang Iron Dome Israel

Saat ini Israel memang telah memiliki sistem Iron Dome yang dilirik banyak negara. Sistem ini terbukti sukses besar dengan tingkat intersepsi 90% terhadap tembakan roket. Sayangnya, biaya operasional Iron Dome terlalu mahal.

Bennett menyoroti bahwa Israel harus menghabiskan puluhan ribu dolar pada Iron Dome hanya untuk menjatuhkan roket dengan harga beberapa ratus dolar saja.

Pada Februari lalu, Bennett mengatakan bahwa Israel diharapkan bisa mulai menggunakan Iron Beam dalam waktu satu tahun. 

Sistem pertahanan rudal telah menjadi fokus industri pertahanan Israel dalam beberapa tahun ke belakang. Israel bahkan telah melengkapi tanknya dengan sistem pertahanan rudal.

Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Terbaru