kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Uni Eropa berikan sinyal pengetatan moneter lanjutan


Kamis, 14 April 2011 / 11:48 WIB
ILUSTRASI. Berbagai alat masak yang harus ada setiap saat di dapur Anda


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

FRANKFURT. Meskipun menegaskan bahwa Uni Eropa tidak sedang dalam kondisi krisis, namun Presiden of Euro Zone Minister Jean Claude Juncker menyatakan bahwa kawasan tersebut tengah menghadapi masalah utang dari beberapa negara anggotanya. Juncker mengingatkan, pentingnya soliditas dari negara-negara dengan kondisi ekonomi yang lebih lemah. Sedangkan pada negara-negara yang kuat dituntut menujukan solidaritasnya pada negara yang terkena masalah.

Sinyal kenaikan suku bunga lanjutan kembali didengungkan petinggi Bank Sentral Eropa (ECB). Salah satu anggota ECB Luc Coene mengatakan, kenaikan suku bunga April ini menjadi yang pertama kali sejak dua tahun, namun bukan yang terakhir dilakukan ECB pada tahun ini.

Anggota ECB lainnya, Mario Draghi menambahkan bahwa kondisi suku bunga perbankan Uni Eropa masih sangat akomodatif meski telah mengalami kenaikan suku bunga acuan. Saat ini, ECB masih mengkaji kemungkinan melakukan pengetatan moneter lanjutan. Dengan komentar yang ada analis memperkirakan ECB akan kembali menaikkan suku bunga setidaknya Juni mendatang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×