kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%

Uni Eropa Larang Penggunaan Etanol di Hand Sanitizer Karena Berisiko Kanker


Rabu, 22 Oktober 2025 / 05:00 WIB
Uni Eropa Larang Penggunaan Etanol di Hand Sanitizer Karena Berisiko Kanker
ILUSTRASI. Penjualan pembersih tangan pada pasar swalayan di Jakarta.


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - HELSINKI. Uni Eropa berencana melarang penggunaan etanol sebagai bahan aktif dalam produk biosida, termasuk hand sanitizer. Ini karena kekhawatiran akan risiko kanker dan komplikasi kehamilan. 

Rekomendasi internal ini dikeluarkan pada 10 Oktober oleh salah satu kelompok kerja di bawah European Chemicals Agency (ECHA).  Menurut ECHA, etanol diklasifikasikan sebagai zat toksik dan disarankan untuk digantikan dalam produk pembersih dan disinfektan lainnya. 

Komite Produk Biosida ECHA dijadwalkan akan mengadakan pertemuan pada 25–28 November untuk membahas lebih lanjut evaluasi ini. ECHA, dikutip Reuters, menyatakan, penilaian atas etanol untuk penggunaan biosida masih berlangsung.

Jika komite ahli menyimpulkan etanol berpotensi menyebabkan kanker atau merusak reproduksi manusia, maka akan merekomendasikan penggantian zat tersebut. Keputusan akhir akan diambil Komisi Eropa setelah menerima pendapat ilmiah.

Sebagai pembanding, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini masih mengklasifikasikan etanol dan isopropanol sebagai aman digunakan dalam produk kebersihan tangan, termasuk hand sanitizer.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×