kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Unilever melihat pandemi corona mengubah kebiasaan konsumen, apa itu?


Jumat, 24 April 2020 / 08:56 WIB
Unilever melihat pandemi corona mengubah kebiasaan konsumen, apa itu?
ILUSTRASI. Logo Unilever. REUTERS/Piroschka van de Wouw/File Photo


Sumber: Arab News | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Tetapi karena adanya pembatasan perjalanan dan penguncian, hal itu mengerem kegiatan rekreasi dan pariwisata. Unilever juga melihat anjloknya penjualan di tempat lain, terutama produk Magnum.

"Di Eropa, Turki dan Amerika Latin, penjualan sangat dipengaruhi oleh tindakan penguncian dan keengganan distributor untuk berkomitmen membeli stok es krim dengan musim liburan dan pariwisata yang tidak pasti," kata Unilever.

Kendati demikian, Unilever mempertahankan pembayaran dividen kuartalannya di € 0,41 per saham, tetapi menarik prospeknya untuk sisa tahun ini.

“Tingkat keparahan dan durasi pandemi yang tidak diketahui, serta langkah-langkah penahanan yang diadopsi di masing-masing negara, menandakan bahwa kita tidak dapat dengan andal menilai dampak di seluruh pasar dan bisnis kita,” kata Jope.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×